Perasaan Harry Truman saat Bom Nuklir Dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:35 WIB
loading...
A A A
“Saya tidak pernah kehilangan waktu tidur karena keputusan yang harus saya buat,” katanya, menambahkan dengan rahasia; “(Churchill) Winston (perdana menteri Inggris) Anda sama, Anda tahu!”

"Saat saya pergi, Truman memberi tahu saya bahwa, jika saya ingin fokus pada keputusan nyata—keputusan terbesar dan terpenting yang harus dia buat sebagai presiden—saya seharusnya mengalihkan perhatian saya pada masuknya AS ke Korea beberapa tahun kemudian," imbuh Snowman.

Pemboman Hiroshima atau pun masuknya Uni Soviet ke dalam perang adalah peristiwa penting yang menyebabkan penyerahan diri Jepang tidak akan pernah bisa diselesaikan secara pasti. Namun, sangat sedikit yang diketahui tentang motif bom nuklir kedua di Nagasaki tiga hari kemudian.

Beberapa orang berpendapat bahwa pesan Hiroshima perlu diperkuat. Sebaliknya, keharusan militer dan sains adalah menguji desain bom yang berbeda—"Fat Man", jenis ledakan yang menggunakan plutonium, sebagai lawan dari uranium "Little Boy" di Hiroshima .

"Menurut saya, menghancurkan kota yang sebagian besar penduduknya sipil karena alasan-alasan seperti itu, membuatnya lebih seperti kejahatan perang, jika itu mungkin, daripada pemboman Hiroshima," kata Frank Jackson, mantan co-chair World Disarmament Campaign (Kampanye Perlucutan Senjata Dunia).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved