Perasaan Harry Truman saat Bom Nuklir Dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 12:35 WIB
loading...
Perasaan Harry Truman...
Harry S Truman, presiden ke-33 Amerika Serikat atau presiden saat Amerika Serikat menjatuhkan bom nuklir di Hiroshima dan Nagasaki di Jepang tahun 1945. Foto/National Archives and Records Administration
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan bom nuklir di Jepang tahun 1945, yakni di Hiroshima pada 6 Agustus dan di Nagasaki pada 9 Agustus. Bom-bom yang membunuh ratusan ribu orang itu dijatuhkan saat Amerika dipimpin Presiden Harry S. Truman, presiden ke-33 AS.

Daniel Snowman, senior research fellow di Institute of Historical Research University of London, mewawancarai Truman pada Juli 1963 di perpustakaan kepresidenan di Independence, Missouri. Wawancara itu untuk mengetahui bagaimana perasaan Truman setelah bom-bom pembunuh massal itu dijatuhkan di Jepang.

"Saya adalah seorang mahasiswa pascasarjana dan datang untuk menanyakan kepadanya tentang Hiroshima, studi kasus di tengah tesis saya yang baru saja diselesaikan tentang pengambilan keputusan presiden. Dalam sekejap, inti penelitian saya dilemahkan oleh lelaki tua yang ramah itu," kata Snowman. (Baca juga: Hiroshima Peringati 75 Tahun Bom Atom )

"Truman, yang baru menjadi presiden beberapa minggu sebelum bom Hiroshima setelah kematian mendadak Franklin D Roosevelt (FDR), memberi tahu saya bagaimana penasihat FDR, terutama Menteri Perang yang terhormat, Henry L Stimson, meyakinkannya bahwa menjatuhkan bom atom pada orang-orang adalah satu-satunya prakarsa yang mungkin akan mengakhiri perang di Pasifik dengan cepat, tanpa perlu invasi berkepanjangan ke pulau-pulau Jepang dengan mengorbankan jutaan nyawa," lanjut Snowman yang dilansir The Guardian, Sabtu (8/8/2020).

"Ketika saya bertanya kepada Truman tentang bahaya radiasi nuklir , atau apakah bom itu benar-benar digunakan untuk mengesankan atau menakut-nakuti Soviet, semua ini dianggap sebagai mimpi orang-orang yang tidak hadir pada saat itu dan berspekulasi tentang hal-hal yang tidak kompeten mereka nilai," ujarnya.

“Semua bom atom,” kata Truman yang ditirukan Snowman. "Adalah bom besar untuk mengakhiri perang. Dan itu juga mengakhirinya!."

Snowman mengatakan kepada Truman bahwa dia selalu memiliki visi tentang presiden AS yang mondar-mandir di koridor Gedung Putih, seperti Abraham Lincoln—presiden ke-16 AS—selama perang saudara, terbebani oleh tekanan pekerjaan. Truman tertawa mendengar itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved