Tuai Kecaman, AS Malah Puji Cara Israel 'Evakuasi' Warga Palestina di Jalur Gaza
Selasa, 05 Desember 2023 - 17:06 WIB
loading...
A
A
A
“Kami telah melihat permintaan evakuasi yang lebih tepat sasaran” dibandingkan kampanye sebelumnya di wilayah utara, katanya.
“Jadi ini merupakan perbaikan dari apa yang terjadi sebelumnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (5/12/2023).
Israel mengatakan bahwa mereka tidak berusaha memaksa warga sipil Palestina untuk meninggalkan rumah mereka secara permanen.
Untuk diketahui, setiap usulan mengenai pengusiran warga Palestina sangat kontroversial di dunia Arab karena perang yang berujung pada berdirinya negara Israel 75 tahun lalu telah memicu eksodus atau pengungsian paksa 760.000 warga Palestina.
Baca Juga: Gara-gara Gempur Gaza, Keselamatan Warga Israel di 80 Negara Semakin Terancam
“Kami telah meminta warga sipil untuk mengevakuasi medan perang dan kami telah menyediakan zona kemanusiaan di Jalur Gaza,” kata juru bicara militer Jonathan Conricus, merujuk pada wilayah pesisir kecil di wilayah tersebut yang bernama Al-Mawasi.
Gedung Putih sebelumnya mengakui banyak warga sipil yang menjadi korban serangan membabi buta Israel.
“Jadi ini merupakan perbaikan dari apa yang terjadi sebelumnya,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (5/12/2023).
Israel mengatakan bahwa mereka tidak berusaha memaksa warga sipil Palestina untuk meninggalkan rumah mereka secara permanen.
Untuk diketahui, setiap usulan mengenai pengusiran warga Palestina sangat kontroversial di dunia Arab karena perang yang berujung pada berdirinya negara Israel 75 tahun lalu telah memicu eksodus atau pengungsian paksa 760.000 warga Palestina.
Baca Juga: Gara-gara Gempur Gaza, Keselamatan Warga Israel di 80 Negara Semakin Terancam
“Kami telah meminta warga sipil untuk mengevakuasi medan perang dan kami telah menyediakan zona kemanusiaan di Jalur Gaza,” kata juru bicara militer Jonathan Conricus, merujuk pada wilayah pesisir kecil di wilayah tersebut yang bernama Al-Mawasi.
Gedung Putih sebelumnya mengakui banyak warga sipil yang menjadi korban serangan membabi buta Israel.
Lihat Juga :