Profil Sheikh Sabri, Khatib Masjid al-Aqsa yang Rumahnya Diserbu Pasukan Israel
Senin, 04 Desember 2023 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara kepada media lokal, Sabri mengatakan dia mungkin akan ditanyai tentang keputusan pengadilan Israel pekan lalu yang mengizinkan doa hening bagi orang Yahudi di dalam kompleks Masjid al-Aqsa.
“[Keputusan Israel] ini ditolak oleh kita semua karena Masjid al-Aqsa khusus untuk umat Islam,” katanya.
Pekan lalu, seorang hakim Israel mengeluarkan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengizinkan orang Yahudi untuk melakukan “doa dalam hati” di dalam kompleks Masjid al-Aqsa, dengan mengatakan bahwa ritual tersebut bukanlah “tindakan kriminal”.
Keputusan tersebut telah memicu kecaman internasional, sehingga mendorong Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur untuk membatalkannya.
Sheikh Ikrimah Sa'id Sabri lahir tahun 1939. Dia adalah Mufti Agung Yerusalem dan Palestina dari Oktober 1994 hingga Juli 2006. Dia menjabat posisi tersebut setelah diangkat oleh Yasser Arafat, pemimpin Palestina kala itu.
Namun Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas mencopot Sheikh Sabri sebagai Mufti Agung Yerusalem dan Palestina pada bulan Juli 2006.
“[Keputusan Israel] ini ditolak oleh kita semua karena Masjid al-Aqsa khusus untuk umat Islam,” katanya.
Pekan lalu, seorang hakim Israel mengeluarkan keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengizinkan orang Yahudi untuk melakukan “doa dalam hati” di dalam kompleks Masjid al-Aqsa, dengan mengatakan bahwa ritual tersebut bukanlah “tindakan kriminal”.
Keputusan tersebut telah memicu kecaman internasional, sehingga mendorong Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur untuk membatalkannya.
Profil Sheikh Sabri
Sheikh Ikrimah Sa'id Sabri lahir tahun 1939. Dia adalah Mufti Agung Yerusalem dan Palestina dari Oktober 1994 hingga Juli 2006. Dia menjabat posisi tersebut setelah diangkat oleh Yasser Arafat, pemimpin Palestina kala itu.
Namun Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas mencopot Sheikh Sabri sebagai Mufti Agung Yerusalem dan Palestina pada bulan Juli 2006.
Lihat Juga :