Badan Amal Inggris Dikecam karena Galang Dana untuk Tentara Israel Perang di Gaza

Minggu, 03 Desember 2023 - 01:37 WIB
loading...
A A A
Ketua Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional telah mencatat bahwa pengadilan tersebut memiliki yurisdiksi atas kejadian terkini di Gaza dan Tepi Barat dan telah mengingatkan Israel akan kewajiban hukumnya.

Nur Choudhury, ketua Human Aid and Advocacy, sebuah badan amal kemanusiaan dengan tim di lapangan di Gaza, mengatakan kepada MEE: “Sangat mengkhawatirkan bahwa sebuah badan amal yang diatur oleh Inggris diizinkan untuk secara terbuka mengumpulkan dana untuk sayap militer negara apartheid, sehingga memfasilitasi tindakan genosida di Palestina.”

“Komisi Amal harus memenuhi perannya dalam melindungi badan amal dari keterlibatan dalam kejahatan perang.”

Choudhury mencatat pernyataan yang dibuat bulan lalu oleh Orlando Fraser, ketua Komisi Amal, di mana dia mengatakan regulator tidak akan membiarkan badan amal menjadi “forum ujaran kebencian atau ekstremisme yang melanggar hukum” dan berjanji untuk “menangani dengan tegas mereka yang sengaja atau ceroboh menyalahgunakan amal mereka”.

“Kami menunggu informasi mengenai langkah-langkah yang diambil terkait hal ini,” kata Choudhury.

UK-AWIS juga menghadapi pengawasan ketat atas penampilan media oleh salah satu pengurusnya, Kolonel Richard Kemp, mantan tentara Inggris yang menjadi komentator terkemuka mengenai perang di Gaza.

Bulan lalu, BBC dikritik karena mewawancarai Kemp tanpa mengacu pada perannya sebagai wali UK-AWIS.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan blog pro-Israel, Kemp menggambarkan pembunuhan warga sipil di Gaza sebagai hal yang “perlu”.

Mengomentari seruan gencatan senjata yang meluas, Kemp dilaporkan mengatakan: “Orang-orang telah menyaksikan sejumlah besar warga sipil terbunuh dan kehancuran di Gaza. Banyak orang tidak memahami mengapa hal itu perlu dan bertekad bahwa hal itu harus diakhiri.”

Berbicara kepada rekrutan IDF dalam sebuah video yang di-posting di saluran YouTube UK-AWIS awal tahun ini, Kemp mengatakan: “Perjuangan Anda adalah perjuangan untuk kelangsungan negara Israel tetapi juga perjuangan untuk kelangsungan peradaban Barat yang saat ini menghadapi serangan gencar dari musuh yang sama yang Anda hadapi.”

Choudhury mengatakan kepada MEE bahwa peran Kemp sebagai wali dari badan amal tersebut “menyebabkan keprihatinan serius”.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved