Siapakah Gurpatwant Singh Pannun? Tokoh Separtis Sikh yang Diburu Agen Intelijen India
Jum'at, 01 Desember 2023 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
Pannun, yang mengaku memiliki kewarganegaraan AS dan Kanada, mengatakan kepada Reuters bahwa pesannya adalah memboikot maskapai tersebut, bukan mengebomnya. Dia menambahkan bahwa kasus yang diajukan terhadapnya adalah tindakan yang "sembrono" dan dimaksudkan untuk menghalangi referendum barunya pada tahun 2024 di AS mengenai pembentukan Khalistan, negara bagian yang dituntut oleh kelompok separatis.
New Delhi memasukkan Pannun sebagai “teroris individu” pada tahun 2020 karena dianggap menantang keamanan India dengan mendanai kekerasan dan mengeluarkan seruan kepada “gangster dan pemuda yang berbasis di Punjab” untuk memperjuangkan Khalistan.
Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan terhadapnya di India, tempat ia dilahirkan di negara bagian Punjab di utara.
Beberapa kelompok separatis Sikh mengatakan mereka mencari tanah air merdeka untuk melindungi budaya dan agama mereka di India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.
Pada bulan Januari 2021, saat terjadi protes petani besar-besaran di India, badan anti-teror mengajukan kasus terhadap Pannun atas dugaan konspirasi untuk menghasut pemberontakan terhadap pemerintah India, lapor media.
New Delhi memasukkan Pannun sebagai “teroris individu” pada tahun 2020 karena dianggap menantang keamanan India dengan mendanai kekerasan dan mengeluarkan seruan kepada “gangster dan pemuda yang berbasis di Punjab” untuk memperjuangkan Khalistan.
Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan terhadapnya di India, tempat ia dilahirkan di negara bagian Punjab di utara.
3. Mendorong Kemerdekaan Negara Bagian Punjab
Pannun mengatakan bahwa inisiatif referendum telah diluncurkan untuk "secara damai memajukan tujuan pembebasan (negara bagian) Punjab yang dikuasai India".Beberapa kelompok separatis Sikh mengatakan mereka mencari tanah air merdeka untuk melindungi budaya dan agama mereka di India yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.
4. Hanya Populer di Kalangan Diaspora Sikh
Popularitas Pannun hanya terbatas pada beberapa kelompok diaspora Sikh di luar negeri, ketika ia menyelenggarakan referendum Khalistan yang menurutnya lebih dari 1,3 juta orang telah memilih di Inggris, Italia, Australia dan Kanada.Pada bulan Januari 2021, saat terjadi protes petani besar-besaran di India, badan anti-teror mengajukan kasus terhadap Pannun atas dugaan konspirasi untuk menghasut pemberontakan terhadap pemerintah India, lapor media.
Lihat Juga :