Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat

Kamis, 30 November 2023 - 02:45 WIB
loading...
Prancis Ajak UE Beri...
Prancis akan memberlakukan sanksi bagi pemukim Israel. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Prancis mengatakan pada Rabu bahwa Uni Eropa harus mempertimbangkan sanksi terhadap pemukim Israel yang menargetkan warga Palestina di Tepi Barat sebagai sebuah pilihan dan bahwa pembicaraan di Uni Eropa untuk menjatuhkan sanksi terhadap komandan Hamas sedang mengalami kemajuan.

Data PBB menunjukkan bahwa serangan harian pemukim meningkat lebih dari dua kali lipat sejak serangan mendadak Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober dan serangan berikutnya terhadap daerah kantong Palestina di Gaza. Lebih dari 200 warga Palestina tewas dalam kekerasan tahun ini.

“Kami percaya bahwa komunitas internasional mempunyai peran untuk mengakhiri tindakan kekerasan yang sangat mengganggu stabilitas kawasan, namun juga merugikan prospek solusi dua negara,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Anne-Claire Legendre, dilansir Reuters.

Dia mengatakan tidak ada pilihan yang dikecualikan, termasuk sanksi Uni Eropa terhadap individu yang melakukan kekerasan.

Baca Juga: Israel Galau! Pilih Lanjutkan Gencatan Senjata atau Berperang Melawan Hamas

Israel merebut Tepi Barat dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan sejak itu berada di bawah pendudukan militer, sementara pemukiman Israel terus berkembang. Palestina membayangkan Tepi Barat sebagai bagian dari negara merdeka di masa depan, termasuk Gaza dan Yerusalem Timur.

Sumber diplomatik Perancis mengatakan Paris mendukung sanksi Uni Eropa, namun perdebatan di blok tersebut belum dimulai mengenai masalah ini.

Amerika Serikat menyatakan siap mengeluarkan larangan visa terhadap “ekstremis” yang menyerang warga sipil di Tepi Barat.

Legendre juga mengatakan pembicaraan sedang berjalan di Brussels untuk menjatuhkan sanksi – pembekuan aset dan larangan perjalanan – terhadap komandan Hamas.

Upaya juga sedang dilakukan bersama Eropa dan sekutu lainnya untuk memotong pendanaan bagi Hamas, termasuk melalui platform No Money for Terror, dan untuk mengatasi propaganda Hamas di media sosial.

No Money for Terror adalah koalisi ad hoc yang dibentuk pada tahun 2018 dengan tujuan memerangi pendanaan terorisme.

Prancis pada 13 November menjatuhkan sanksi di tingkat nasional terhadap komandan militer Hamas Mohammed Deif dan wakilnya Marwan Issa.

Dua diplomat mengatakan tujuan mereka adalah memasukkan mereka ke dalam daftar teroris yang dikenai sanksi Uni Eropa pada pertengahan Desember. Orang-orang lain juga sedang diperiksa, namun dokumen hukumnya akan memakan waktu lebih lama untuk dipersiapkan, kata mereka.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved