10 Bahasa Resmi UNESCO, Ada Indonesia yang Makin Diakui Dunia

Rabu, 29 November 2023 - 12:01 WIB
loading...
10 Bahasa Resmi UNESCO,...
Konferensi Umum UNESCO di kantor pusatnya di Paris, Prancis. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Bahasa resmi UNESCO adalah bahasa yang digunakan dalam pertemuan-pertemuan resmi UNESCO, seperti Sidang Umum, Konferensi, dan Komite-Komite.

Bahasa resmi UNESCO juga digunakan dalam dokumen-dokumen resmi UNESCO, seperti resolusi, rekomendasi, dan laporan.

Saat ini, terdapat 10 bahasa resmi UNESCO, yaitu:

1. Bahasa Inggris


Bahasa Inggris adalah bahasa resmi UNESCO yang paling banyak digunakan. Bahasa Inggris adalah bahasa ibu dari sekitar 375 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 1,5 miliar orang.

Bahasa Inggris juga merupakan bahasa resmi dari 53 negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada.

2. Bahasa Prancis


Bahasa Prancis adalah bahasa resmi UNESCO yang kedua paling banyak digunakan. Bahasa Prancis adalah bahasa ibu dari sekitar 274 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 200 juta orang.

Bahasa Prancis juga merupakan bahasa resmi dari 29 negara anggota PBB, termasuk Prancis, Belgia, Swiss, dan Kanada.

3. Bahasa Arab


Bahasa Arab adalah bahasa resmi UNESCO yang ketiga paling banyak digunakan. Bahasa Arab adalah bahasa ibu dari sekitar 422 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 200 juta orang.

Bahasa Arab juga merupakan bahasa resmi dari 26 negara anggota PBB, termasuk Arab Saudi, Mesir, Aljazair, dan Irak.

4. Bahasa Mandarin


Bahasa China atau mandarin adalah bahasa resmi UNESCO yang keempat paling banyak digunakan. Bahasa mandarin adalah bahasa ibu dari sekitar 1,1 miliar orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 1,5 miliar orang.

Bahasa mandarin juga merupakan bahasa resmi dari 19 negara anggota PBB, termasuk China, Taiwan, dan Singapura.

5. Bahasa Rusia


Bahasa Rusia adalah bahasa resmi UNESCO yang kelima paling banyak digunakan. Bahasa Rusia adalah bahasa ibu dari sekitar 262 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 150 juta orang.

Bahasa Rusia juga merupakan bahasa resmi dari 18 negara anggota PBB, termasuk Rusia, Belarusia, dan Kazakhstan.

6. Bahasa Spanyol


Bahasa Spanyol adalah bahasa resmi UNESCO yang keenam paling banyak digunakan. Bahasa Spanyol adalah bahasa ibu dari sekitar 500 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 400 juta orang.

Bahasa Spanyol juga merupakan bahasa resmi dari 21 negara anggota PBB, termasuk Spanyol, Meksiko, Argentina, dan Kolombia.

7. Bahasa Hindi


Bahasa Hindi adalah bahasa resmi UNESCO yang ketujuh. Bahasa Hindi adalah bahasa ibu dari sekitar 600 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 400 juta orang.

Bahasa Hindi juga merupakan bahasa resmi dari India, Nepal, dan Mauritius.

8. Bahasa Italia


Bahasa Italia adalah bahasa resmi UNESCO yang kedelapan. Bahasa Italia adalah bahasa ibu dari sekitar 67 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 100 juta orang.

Bahasa Italia juga merupakan bahasa resmi dari Italia, San Marino, dan Vatikan.

9. Bahasa Portugis


Bahasa Portugis adalah bahasa resmi UNESCO yang kesembilan. Bahasa Portugis adalah bahasa ibu dari sekitar 260 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 200 juta orang.

Bahasa Portugis juga merupakan bahasa resmi dari Portugal, Brasil, Angola, dan Mozambik.

10. Bahasa Indonesia


Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi UNESCO yang kesepuluh. Bahasa Indonesia adalah bahasa ibu dari sekitar 275 juta orang di dunia, dan merupakan bahasa kedua dari sekitar 100 juta orang.

Bahasa Indonesia juga merupakan bahasa yang populer di Timor Leste.

Dari 10 bahasa tersebut, enam bahasa pertama adalah bahasa resmi PBB. Empat bahasa terakhir adalah bahasa negara anggota UNESCO yang diajukan untuk menjadi bahasa resmi UNESCO.

Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi UNESCO pada tanggal 20 November 2023. Usulan Indonesia untuk menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi UNESCO diajukan pada tahun 2020.

Pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi UNESCO merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. Hal ini menunjukkan bahasa Indonesia telah diakui secara internasional sebagai bahasa yang penting dan memiliki peran yang strategis dalam dunia pendidikan, sains, dan kebudayaan.

Berikut adalah beberapa manfaat dari pengakuan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi UNESCO: Meningkatkan citra dan reputasi Indonesia di dunia internasional; Memperkuat posisi Indonesia dalam dunia pendidikan, sains, dan kebudayaan; Mendorong perkembangan bahasa dan budaya Indonesia; Memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap informasi dan pengetahuan internasional.

Dengan ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi UNESCO, maka bahasa Indonesia memiliki peran yang lebih penting dalam dunia internasional.

Bahasa Indonesia akan lebih banyak digunakan dalam pertemuan-pertemuan internasional, dokumen-dokumen resmi, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh UNESCO.

Baca juga: Dari Mana Israel Membeli Senjatanya?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved