Militer Korsel Pastikan Rudal yang Ditembakkan Korut Tipe Terbaru

Kamis, 30 November 2017 - 16:05 WIB
Militer Korsel Pastikan...
Militer Korsel Pastikan Rudal yang Ditembakkan Korut Tipe Terbaru
A A A
SEOUL - Militer Korea Selatan (Korsel) telah memastikan jika rudal balistik yang ditembakkan Korea Utara pada Rabu kemarin adalah tipe terbaru. Rudal tersebut adalah senjata yang baru dikembangkan daripada varian model yang ada.

"Kami menilai bahwa Hwasong-15 adalah tipe baru," kata Kolonel Jenderal Roh Jae-cheon, juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel, seperti dikutip dari Korean Herald, Kamis (30/11/2017).

Pengumuman tersebut menyusul dirilisnya sejumlah foto oleh Pyongyang yang memamerkan fitur terbaru dari rudal balistik antar benua lawas pada hari ini.

"Ada perbedaan yang jelas dalam tampilan hulu ledak Hwasong-15, bagian koneksi antara tahap pertama dan kedua rudal, dan ukuran keseluruhannya," terang Jae-cheon.

Foto-foto yang menggambarkan peluncuran Hwasong-15 pada hari Rabu, yang menurut Korut merupakan model pengembangan dari ICBM dua tahap Hwasong-14, menggambarkan bentuk hulu ledak yang jauh lebih bulat dibandingkan versi sebelumnya. Foto-foto tersebut diterbitkan oleh surat kabar milik negara Rodong Sinmun.

Para ahli Korsel mengatakan bahwa rancangan hulu ledak baru terkait dengan upaya Korut untuk membuat sebuah rudal yang dapat membawa banyak hulu ledak.

Penyiar kantor berita Jepang, NHK, melaporkan bahwa rudal Korut pecah menjadi tiga bagian sebelum jatuh ke Laut Timur. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa Korut telah berhasil membangun kendaraan masuk kembali ganda. Kendaraan meningkatkan kemampuan penyerangan pertama hulu ledak dengan kemampuannya mencapai target berbeda dengan beberapa rudal.

Diluncurkan pada hari Rabu, Hwasong-15 mencapai ketinggian sekitar 4.500 kilometer dan terbang 960 kilometer sebelum mendarat di Laut Timur, menurut Kepala Staf Gabungan Korea Selatan. Ini menempatkan daratan AS dalam jangkauan targetnya dan mampu membawa hulu ledak nuklir yang berat, kata juru bicara Korut Central News Agency (KCNA).

Para ahli di Korsel dan AS mengatakan rudal itu akan memiliki jangkauan lebih dari 10.000 sampai 13.000 kilometer jika diluncurkan pada lintasan yang memaksimalkan jangkauan, yang dapat dengan mudah mencapai Washington.

Namun banyak yang percaya bahwa Korut belum dapat mengamankan teknologi masuk kembali rudal di atmosfer, sebuah elemen inti dalam menyelesaikan program ICBM-nya. Saat ICBM kembali memasuki atmosfer dan jatuh pada kecepatan tertinggi Mach 24, ia harus bertahan suhu 6.000-7,000 derajat Celsius.

Korut mengklaim telah menyelesaikan kekuatan nuklirnya, sementara menggarisbawahi bahwa ICBM barunya mampu menyerang seluruh wilayah AS dan memberikan hulu ledak nuklir berukuran super berat, dalam artikel terpisah Rodong Sinmun.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved