Delegasi Qatar Sambangi Israel, Bahas Kemungkinan Perpanjangan Gencatan Senjata

Minggu, 26 November 2023 - 09:05 WIB
loading...
Delegasi Qatar Sambangi...
Warga Palestina berkerumun menyambut tahanan yang dibebaskan Israel. Foto/Reuters
A A A
DOHA - Delegasi Qatar mengunjungi Israel pada hari Sabtu untuk membahas kemungkinan perpanjangan gencatan senjata empat hari antara Hamas dan Israel yang dimulai pada hari Jumat. Hal itu diungkapkan seorang pejabat yang mengetahui kunjungan tersebut.

"Tim operasi Qatar juga berkoordinasi dengan para pejabat Israel untuk memastikan gencatan senjata dan pembebasan sandera terus berjalan lancar," kata pejabat itu seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (26/11/2023).

Mesir juga menyatakan telah menerima sinyal positif dari semua pihak atas kemungkinan perpanjangan gencatan senjata di Jalur Gaza selama satu atau dua hari.

Baca Juga: Presiden Aljazair: Dewan Keamanan PBB Lumpuh Hadapi Krisis Palestina

Diaa Rashwan, kepala Layanan Informasi Negara Mesir (SIS), mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa negaranya sedang mengadakan pembicaraan ekstensif dengan semua pihak untuk mencapai kesepakatan mengenai perpanjangan gencatan senjata empat hari, yang berarti pembebasan lebih banyak tahanan di Gaza dan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Pada hari kedua gencatan senjata, kelompok perlawanan Islam Hamas menyerahkan 13 sandera Israel dan empat warga asing ke Komite Palang Merah Internasional pada Sabtu malam.

Sebelumnya, Hamas juga telah membebaskan 24 sandera termasuk perempuan dan anak-anak Israel serta pekerja pertanian Thailand.

Baca Juga: Negara-negara Arab Kutuk Komentar Politisi Belanda Geert Wilders tentang Palestina

Sebagai bagian dari kesepakatan, otoritas penjara Israel mengumumkan pembebasan 39 tahanan Palestina. Tiga puluh sembilan tahanan tersebut dibebaskan dari tiga penjara sebagai bagian dari kesepakatan tahap kedua untuk membebaskan sandera.

Sedangkan sebelumnya, Zionis Israel membebaskan 24 wanita Palestina dan 15 remaja.

Berdasarkan ketentuan gencatan senjata Israel-Hamas yang berlangsung selama empat hari, 50 sandera perempuan dan anak-anak akan dibebaskan dalam waktu empat hari, sebagai imbalan bagi 150 perempuan dan anak-anak Palestina di antara ribuan tahanan di penjara-penjara Israel. Israel mengatakan gencatan senjata dapat diperpanjang jika lebih banyak sandera yang dibebaskan sebanyak 10 sandera per hari.

Baca Juga: Warga Gaza Padati Makam Orang-orang Tercinta yang Dibantai Israel

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Viral! Pesawat Boeing...
Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...
Rekomendasi
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved