Pneumonia Misterius Mewabah di China, Pasien RS Harus Menunggu 24 Jam
Sabtu, 25 November 2023 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Antrean panjang, baik di dalam maupun di luar rumah sakit, menggambarkan besarnya kebutuhan akan layanan kesehatan. Video yang dilaporkan menunjukkan antrean panjang di Rumah Sakit Anak Tianjin serta Rumah Sakit Anak Shenyang, di timur laut provinsi Liaoning, beredar di media sosial, mencerminkan parahnya situasi.
Direktur Rumah Sakit Anak Beijing, Li Yuchuan, mengatakan departemen penyakit dalam rumah sakit itu menangani lebih dari 7.000 pasien setiap hari.
Lonjakan ini disebabkan oleh tahun yang sangat parah dalam kasus infeksi mycoplasma pneumoniae, yang memberikan tekanan besar pada sumber daya medis, menurut Sun Yuan, presiden Rumah Sakit Anak Jingdu Beijing.
“Dokter telah bekerja lembur, dan seluruh sumber daya medis telah digunakan untuk memenuhi permintaan pasien, namun itu mungkin masih belum cukup,” katanya seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (25/11/2023).
Li Tong, kepala departemen penyakit pernapasan dan penyakit menular di Rumah Sakit Youan Beijing, mengatakan kepada Caixin bahwa lonjakan tersebut mungkin terkait dengan melemahnya sistem kekebalan pada anak-anak karena pembatasan anti-virus selama tiga tahun, yang berdampak pada terbatasnya paparan mereka terhadap infeksi musiman dan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.
Baca Juga: Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Penyakit Pernafasan
Direktur Rumah Sakit Anak Beijing, Li Yuchuan, mengatakan departemen penyakit dalam rumah sakit itu menangani lebih dari 7.000 pasien setiap hari.
Lonjakan ini disebabkan oleh tahun yang sangat parah dalam kasus infeksi mycoplasma pneumoniae, yang memberikan tekanan besar pada sumber daya medis, menurut Sun Yuan, presiden Rumah Sakit Anak Jingdu Beijing.
“Dokter telah bekerja lembur, dan seluruh sumber daya medis telah digunakan untuk memenuhi permintaan pasien, namun itu mungkin masih belum cukup,” katanya seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (25/11/2023).
Li Tong, kepala departemen penyakit pernapasan dan penyakit menular di Rumah Sakit Youan Beijing, mengatakan kepada Caixin bahwa lonjakan tersebut mungkin terkait dengan melemahnya sistem kekebalan pada anak-anak karena pembatasan anti-virus selama tiga tahun, yang berdampak pada terbatasnya paparan mereka terhadap infeksi musiman dan SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19.
Baca Juga: Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Penyakit Pernafasan
Lihat Juga :