Sebut Munafik, Publik Lebanon Kecam Solidaritas Israel atas Ledakan Beirut
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
"Puncak penghinaan dan kemunafikan," tulis dia. "Musuh Zionis mengubah kota dan desa kami menjadi reruntuhan dan melakukan pembantaian terhadap perempuan dan anak-anak, dan sekarang sedang menunggangi gelombang solidaritas kemanusiaan!," lanjut dia. (Baca juga: Kapal Rusia, Pemilik Amonium Nitrat yang Jadi Tragedi di Beirut )
"Musuh Israel adalah musuh yang sama yang bertanggung jawab atas pembantaian di desa Kana," tulis pengguna Twitter lainnya, yang menggunakan tagar "Kami tidak menginginkanmu".
Pengguna Twitter yang lain men-tweet-kan foto yang diedit dari Balai Kota Tel Aviv, di mana bukan gambar bendera Lebanon, melainkan anak-anak Lebanon yang tewas dalam pemboman Israel yang diproyeksikan.
"Nyalakan gedung dengan pembantaian yang Anda lakukan," tulis dia."Beri tahu seluruh dunia."
Beberapa pengguna Twitter bahkan mengambil kesempatan untuk menyalahkan Israel atas ledakan di Beirut. "Itu adalah intelijen yang salah yang menyebabkan pemboman atas apa yang mereka (Israel) anggap sebagai gudang senjata Hizbullah!" tulis seorang pengguna. "Sekarang mereka merasa bersalah dan mesra!"
Komentar kasar juga ditulis di akun Twitter Kementerian Luar Negeri, di mana gambar asli balai kota diunggah pada Rabu malam.
Respons agresif terutama datang dari aktivis yang mendukung apa yang disebut publik Arab sebagai "poros perlawanan", yang menggabungkan rezim dan organisasi yang paling bermusuhan terhadap Israel.
"Musuh Israel adalah musuh yang sama yang bertanggung jawab atas pembantaian di desa Kana," tulis pengguna Twitter lainnya, yang menggunakan tagar "Kami tidak menginginkanmu".
Pengguna Twitter yang lain men-tweet-kan foto yang diedit dari Balai Kota Tel Aviv, di mana bukan gambar bendera Lebanon, melainkan anak-anak Lebanon yang tewas dalam pemboman Israel yang diproyeksikan.
"Nyalakan gedung dengan pembantaian yang Anda lakukan," tulis dia."Beri tahu seluruh dunia."
Beberapa pengguna Twitter bahkan mengambil kesempatan untuk menyalahkan Israel atas ledakan di Beirut. "Itu adalah intelijen yang salah yang menyebabkan pemboman atas apa yang mereka (Israel) anggap sebagai gudang senjata Hizbullah!" tulis seorang pengguna. "Sekarang mereka merasa bersalah dan mesra!"
Komentar kasar juga ditulis di akun Twitter Kementerian Luar Negeri, di mana gambar asli balai kota diunggah pada Rabu malam.
Respons agresif terutama datang dari aktivis yang mendukung apa yang disebut publik Arab sebagai "poros perlawanan", yang menggabungkan rezim dan organisasi yang paling bermusuhan terhadap Israel.
Lihat Juga :