5 Penderitaan Tenaga Medis di Gaza di Luar Nalar Manusia

Senin, 20 November 2023 - 21:21 WIB
loading...
5 Penderitaan Tenaga...
Tenaga medis di Gaza harus berjuang keras hingga mengorbankan nyawa. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Setelah lebih dari satu bulan pemboman Israel yang intens, petugas kesehatan di Jalur Gaza merasakan beban yang sangat berat karena terus menerus merawat orang-orang yang terluka dan meninggal. Apalagi, pasokan medis yang tidak mencukupi dan pasokan listrik yang bergantung pada generator cadangan yang kehabisan bahan bakar.

Para tenaga medis baik perawat atau pun dokter harus berjuang dalam kondisi perang. Mereka juga mengalami lebih banyak momen duka, dan hampir tak pernah mengalami kebahagiaan. Itu tidak lain karena adanya rasa tanggung jawab untuk melindungi dan merawat para korban kekejaman tentara Israel.

Berikut adalah 5 penderitaan tenaga medis di Gaza yang bisa saja menjadi target serangan tentara Israel.

1. Tetap Bekerja, Meski Anggota Keluarga Tewas

5 Penderitaan Tenaga Medis di Gaza di Luar Nalar Manusia

Foto/Reuters

Mohamed Abu Mousa, seorang ahli radiologi, baru berhenti bekerja di Nasser Medical Center di kota Khan Younis, Gaza selatan, selama beberapa jam sejak Israel mulai mengebom daerah kantong tersebut pada 7 Oktober. Salah satu dari beberapa perjalanannya ke luar rumah sakit adalah untuk menguburkan putranya, Youssef.

Anak berusia tujuh tahun tersebut terbunuh – bersama dengan salah satu keponakan Abu Mousa – ketika rumah keluarga tersebut hancur menjadi puing-puing akibat serangan udara Israel pada tanggal 15 Oktober. Setelah mengistirahatkan putranya, ia segera kembali ke klinik radiologi untuk melanjutkan pekerjaan.

“Kami tidak bisa berhenti sejenak untuk berduka,” kata Abu Mousa, yang tenang namun kelelahan, kepada The New Humanitarian. “Sakit hati memang luar biasa, tapi lukanya tiada habisnya. Kami harus terus maju.”

Putra Abu Mousa adalah salah satu dari sedikitnya 3.648 anak yang terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober, menurut Kementerian Kesehatan di wilayah kantong tersebut, yang diperintah oleh kelompok politik dan militan Hamas. Jumlah tersebut melampaui total kematian tahunan anak-anak di seluruh zona konflik di dunia selama tiga tahun terakhir, menurut Save the Children.

2. Bekerja Sepanjang Waktu

5 Penderitaan Tenaga Medis di Gaza di Luar Nalar Manusia

Foto/Reuters

Petugas kesehatan di wilayah yang terkepung telah bekerja sepanjang waktu bahkan ketika Israel telah berulang kali memerintahkan administrator untuk mengevakuasi rumah sakit – sesuatu yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) disebut sebagai “hukuman mati” bagi mereka yang sakit dan terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved