Israel, AS dan Hamas Capai Kesepakatan Tentatif, Sandera Dibebaskan dan Perang Berhenti selama 5 Hari

Minggu, 19 November 2023 - 14:52 WIB
loading...
A A A
Pejabat kesehatan Palestina mengatakan 31 orang tewas dalam serangan Israel di kamp pengungsi Bureij dan Nusseirat di Jalur Gaza tengah, termasuk dua jurnalis Palestina. Para pejabat mengatakan seorang wanita dan anaknya tewas dalam serangan semalam di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Biden, yang menentang gencatan senjata, ingin mengakhiri konflik, dalam artikel opini Washington Post bahwa Otoritas Palestina pada akhirnya harus memerintah Gaza dan Tepi Barat.

Ditanya tentang usulan Biden, Netanyahu mengatakan kepada wartawan di Tel Aviv bahwa Otoritas Palestina dalam bentuknya yang sekarang tidak mampu bertanggung jawab atas Gaza. Israel belum mengungkapkan strategi untuk Gaza setelah perang.

Serangan Israel di selatan dapat memaksa ratusan ribu warga Palestina yang meninggalkan Kota Gaza di utara untuk mengungsi lagi, bersama dengan penduduk Khan Younis, sebuah kota berpenduduk lebih dari 400.000 jiwa, sehingga menambah krisis kemanusiaan yang mengerikan.

Konflik tersebut telah menyebabkan dua pertiga dari 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi.

Namun, serangan ke Gaza selatan mungkin terbukti lebih rumit dan mematikan dibandingkan di utara, dengan militan Hamas yang berhasil menguasai wilayah Khan Younis, kata sumber senior Israel dan dua mantan pejabat tinggi.

Sabtu pagi, serangan udara di distrik pemukiman sibuk Khan Younis menewaskan 26 warga Palestina dan melukai 23 lainnya, kata pejabat kesehatan.

Eyad Al-Zaeem mengatakan kepada Reuters bahwa dia kehilangan bibinya, anak-anaknya dan cucu-cucunya dalam serangan itu. Mereka semua telah dievakuasi dari Gaza utara atas perintah tentara Israel hanya untuk mati ketika tentara memberi tahu mereka bahwa mereka bisa aman, katanya.

"Mereka semua menjadi martir. Mereka tidak ada hubungannya dengan perlawanan (Hamas)," kata Zaeem, berdiri di luar kamar mayat di Rumah Sakit Nasser, tempat 26 jenazah dibaringkan sebelum dibawa oleh orang-orang terkasih ke pemakaman.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved