Israel, AS dan Hamas Capai Kesepakatan Tentatif, Sandera Dibebaskan dan Perang Berhenti selama 5 Hari

Minggu, 19 November 2023 - 14:52 WIB
loading...
A A A
Setelah menyebarkan selebaran pada awal pekan ini, Israel pada hari Sabtu kembali memperingatkan warga sipil di bagian selatan Gaza untuk pindah karena mereka bersiap menghadapi serangan gencar setelah menaklukkan wilayah utara.

Meningkatkan kewaspadaan internasional, Israel menjadikan Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza sebagai fokus utama serangan daratnya di Gaza utara.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengunjungi Al Shifa pada hari Sabtu menggambarkannya sebagai “zona kematian”, dengan tanda-tanda tembakan dan penembakan serta kuburan massal di pintu masuknya. WHO mengatakan pihaknya sedang mengembangkan rencana untuk segera mengevakuasi pasien dan staf yang tersisa.

Terdapat 25 petugas kesehatan dan 291 pasien, termasuk 32 bayi dalam kondisi kritis, yang masih berada di Al Shifa.

Di tempat lain di wilayah utara, Komisaris Jenderal Philippe Lazzarini dari UNRWA, organisasi bantuan PBB untuk pengungsi Palestina, mengatakan di platform media sosial X bahwa Israel membombardir dua sekolah lembaga tersebut. Lebih dari 4.000 warga sipil berlindung di salah satu tempat tersebut, katanya.

“Puluhan orang dilaporkan tewas termasuk anak-anak,” katanya. "Kedua kalinya dalam waktu kurang dari 24 jam sekolah tidak terhindar. CUKUP, kengerian ini harus dihentikan."

Juru bicara otoritas Hamas di Gaza mengatakan 200 orang tewas atau terluka di sekolah tersebut. Militer Israel tidak berkomentar.

Para saksi mata melaporkan pertempuran sengit semalam antara pasukan darat Israel dan orang-orang bersenjata Hamas di kamp pengungsi Jabalia barat laut, kamp terbesar di wilayah kantong tersebut dengan populasi hampir 100.000 orang.

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, yang pemerintahannya menguasai sebagian Tepi Barat yang diduduki Israel, pada hari Sabtu mengatakan “ratusan orang yang terpaksa mengungsi terbunuh” di dua sekolah di Gaza.

Abbas pada hari Sabtu meminta Presiden AS Joe Biden untuk campur tangan menghentikan operasi Israel di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Prajurit Angkatan Laut...
Prajurit Angkatan Laut AS Tewas Ditembak Temannya di Kapal Induk USS John F Kennedy
Rekomendasi
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved