AS dan UE Pertimbangkan Kirim Pasukan PBB di Gaza

Jum'at, 17 November 2023 - 05:02 WIB
loading...
AS dan UE Pertimbangkan...
AS dan UE akan mengirimkan pasukan PBB ke Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Pasukan penjaga perdamaian multinasional akan dikerahkan di Gaza setelah perang berakhir di wilayah kantong tersebut.

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan hal itu kepada Bloomberg. Dia mengatakan para pejabat yang membahas gagasan tersebut “mengakui masih ada pertanyaan besar mengenai apakah operasi semacam itu dapat dilakukan di Gaza”, terutama mengingat skeptisisme Israel.

Namun para pejabat percaya bahwa meningkatkan prospek pembentukan pasukan PBB dapat mendorong Israel untuk mengakhiri serangannya di Gaza, yang telah menyebabkan lebih dari 11.000 kematian dan bencana kemanusiaan.

Para pejabat Israel yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Bloomberg bahwa mereka skeptis bahwa pasukan PBB akan efektif, dan bahwa pasukan Israel berharap dapat masuk dan keluar dari Gaza “sekehendak hati”.

Sementara itu, militer Israel mengatakan pesawat tempurnya telah menyerang beberapa posisi Hizbullah di Lebanon selatan.

Baca Juga: Pemimpin Hamas Yakin Menang dalam Perang Melawan Israel, Berikut 3 Alasannya

Dikatakan bahwa para pejuang di Lebanon pada hari sebelumnya telah meluncurkan rudal anti-tank ke wilayah Biranit dan Rosh Hanikra. Tidak ada korban jiwa.

Selain itu, Jenderal Michael Kurilla diperkirakan akan bertemu dengan para pejabat senior Israel selama kunjungannya.

Kurilla adalah komandan Komando Pusat Pentagon, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah dan Asia Tengah.

AS telah mengirim personel tambahan ke wilayah tersebut dalam upaya untuk mencegah eskalasi lebih lanjut karena pangkalan-pangkalan di Irak dan Suriah yang menampung pasukan AS telah diserang puluhan kali sejak perang dimulai.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved