5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Jum'at, 17 November 2023 - 04:40 WIB
loading...
5 Kebohongan Israel...
Israel menyampaikan propaganda kebohongan dalam serangan ke RS Al Shifa di Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Militer Israel mengklaim telah menemukan senapan, granat dan rompi militer dalam penyerangan ke RS Al Shifa. Namun sejauh ini, Israel tidak menemukan tidak ada pusat komando Hamas. Itu menunjukkan bahwa Israel selalu menggunakan propaganda palsu dalam penyerangan ke RS Al Shifa.

Israel pada hari Kamis menggerebek rumah sakit al-Shifa di Gaza untuk hari kedua berturut-turut.

Pada hari Rabu, pasukan Israel menyerbu fasilitas medis terbesar di wilayah kantong pantai tersebut, mulai pukul 02.00. Israel telah lama mengklaim bahwa Hamas menggunakan rumah sakit tersebut sebagai pusat komando. Tentara Israel mengatakan serangan itu telah membantunya menemukan bukti yang mendukung pernyataannya.

Jadi, apa yang diklaim Israel telah temukan? Berikut adalah 5 kebohongan Israel dalam serangan ke RS Al Shifa di Gaza.

1. Menemukan Senapan dan Seragam Hamas

5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, militer Israel merilis rekaman video dari dalam gedung yang dirahasiakan di dalam kompleks medis.

Video tersebut menunjukkan tiga tas ransel yang diklaim militer ditemukan tersembunyi di laboratorium MRI, masing-masing berisi senapan serbu, granat, seragam Hamas, dan jaket antipeluru.

Selain itu, tentara juga menunjukkan senapan serbu tanpa klip amunisi dan sebuah laptop yang menurut mereka ditemukan.

Juru bicara militer Israel Jonathan Conricus mengatakan: “Senjata-senjata ini sama sekali tidak ada gunanya jika berada di dalam rumah sakit,” seraya menambahkan bahwa ia yakin bahan-bahan tersebut “hanya puncak gunung es.”

Baca Juga: Pasukan Israel Terus Terdesak saat Serbuan Tentara Hizbullah dari Perbatasan Lebanon

2. Tidak Ditemukan Pusat Komando Hamas di RS Al Shifa

5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Foto/Reuters

Pada hari-hari menjelang penggerebekan, Israel bersikeras bahwa Hamas mengoperasikan terowongan bawah tanah Rumah Sakit al-Shifa. Mereka juga mengklaim bahwa rumah sakit tersebut adalah pusat komando dan pos militer Hamas.

Klaim Israel juga didukung oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden, yang menuduh Hamas melakukan kejahatan perang dengan menempatkan markas militernya di bawah rumah sakit.

Namun, lebih dari 24 jam setelah serangan Israel dimulai, tentara Israel belum menunjukkan bukti adanya terowongan yang dikelola Hamas atau pusat komando militer di bawah rumah sakit.

3. Penemukan Senjata Hanya Propaganda Israel

5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Foto/Reuters

Mustafa Barghouti, sekretaris jenderal Inisiatif Nasional Palestina, mengatakan bahwa apa yang ditunjukkan Israel dalam video dari bawah Rumah Sakit al-Shifa sejauh ini bisa dengan mudah ditanam oleh tentara itu sendiri.

“Yang mereka tunjukkan hanyalah Kalashnikov dan laptop yang bisa saja mereka letakkan di sana dengan mudah dan mengklaim bahwa benda itu ditemukan di sana,” kata legislator veteran Palestina itu kepada Al Jazeera.

Di X, sebelumnya Twitter, tentara Israel pertama kali memposting video Conricus yang mengajak pemirsa berkeliling melalui bagian-bagian al-Shifa, yang dikatakannya tanpa editan atau pemotongan apa pun.

Namun postingan itu dihapus dan kemudian memublikasikan ulang video yang hampir identik, dengan beberapa penyesuaian. Di platform sosial, hal ini semakin memicu pertanyaan tentang kebenaran klaim Israel.

4. Hamas Membantah Tuduhan Israel

5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Foto/Reuters

Hamas membantah dan menampik pernyataan terbaru militer Israel.

“Pasukan pendudukan masih berbohong… karena mereka membawa sejumlah senjata, pakaian dan peralatan dan menempatkannya di rumah sakit dengan cara yang memalukan,” kata anggota senior Hamas yang berbasis di Qatar, Ezzat El Rashq.

Dia menambahkan bahwa Hamas telah berulang kali meminta komite dari PBB, Organisasi Kesehatan Dunia dan Komite Palang Merah Internasional untuk memverifikasi klaim Israel atas terowongan Hamas di bawah rumah sakit Gaza.

Barghouti mengatakan Israel terus-menerus menolak seruan pembentukan tim internasional independen untuk menyelidiki situasi di al-Shifa. “Israel tidak menginginkan hal itu karena mereka tahu bahwa mereka berbohong,” katanya.

5. Israel Menghancurkan RS Al Shifa

5 Kebohongan Israel dalam Serangan ke RS Al Shifa di Gaza

Foto/Reuters

Militer Israel terus menyerang al-Shifa, dengan pasukan dikerahkan di semua sisi rumah sakit, Hani Mahmoud dari Al Jazeera melaporkan dari Khan Younis di Gaza selatan.

Militer Israel telah menghancurkan gedung operasi khusus di fasilitas medis. Partisi, dinding antar ruangan dan seluruh peralatan medis di dalam gedung telah dibongkar seluruhnya, katanya.

Ratusan pasien, dokter dan perawat, serta lebih dari 2.000 orang lainnya yang berlindung di al-Shifa diyakini masih berada di rumah sakit tersebut.

“Apa yang kita lihat hari ini adalah perang ini tentang menyerang warga sipil dan menyerang rumah sakit serta menghancurkan fasilitas medis,” kata Barghouti.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved