HRW: Serangan Israel ke Rumah Sakit Harus Diselidiki Sebagai Kejahatan Perang

Selasa, 14 November 2023 - 20:29 WIB
loading...
HRW: Serangan Israel...
HRW menuntut serangan Israel ke rumah sakit di Jalur Gaza harus diselidiki sebagai kejahatan perang. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Serangan berulang-ulang yang dilakukan Israel terhadap fasilitas medis, petugas kesehatan, dan ambulans di Jalur Gaza harus diselidiki sebagai kejahatan perang. Hal itu diungkapkan organisasi hak asasi manusia internasional, Human Rights Watch (HRW).

Menurut HRW serangan yang tampaknya melanggar hukum yang dilakukan militer Israel semakin menghancurkan sistem layanan kesehatan di Gaza pada saat petugas medis menghadapi jumlah pasien yang terluka parah dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan rumah sakit kehabisan obat-obatan serta peralatan mendasar.

“Terlepas dari klaim militer Israel pada tanggal 5 November 2023, tentang ‘penggunaan rumah sakit yang sinis oleh Hamas’, tidak ada bukti yang diajukan yang dapat membenarkan pencabutan status perlindungan rumah sakit dan ambulans berdasarkan hukum kemanusiaan internasional,” kata HRW seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/11/2023).

Kejahatan perang adalah pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang dilakukan dengan tujuan kriminal. HRW mendesak Komisi Penyelidikan Internasional Independen mengenai Wilayah Pendudukan Palestina dan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki tindakan Israel.

Pada 10 November, menurut PBB, dua pertiga fasilitas kesehatan primer dan setengah dari seluruh rumah sakit di Gaza tidak berfungsi. Dan pada 12 November, setidaknya 521 orang, termasuk 16 pekerja medis, telah tewas dalam 137 serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Serangan berulang-ulang Israel yang merusak rumah sakit dan merugikan petugas layanan kesehatan, yang sudah terkena dampak blokade yang melanggar hukum, telah menghancurkan infrastruktur layanan kesehatan Gaza,” kata penasihat khusus hak atas kesehatan di HRW, A Kayum Ahmed.

Baca Juga: Tuntut Gencatan Senjata Selama 5 Hari, Hamas Siap Bebaskan 70 Sandera

“Serangan terhadap rumah sakit telah menewaskan ratusan orang dan menempatkan banyak pasien dalam risiko besar karena mereka tidak dapat menerima perawatan medis yang layak,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved