Kabar Buruk Buat Ukraina, Prancis Akan Akhiri Pasokan Senjata Gratis

Selasa, 14 November 2023 - 03:07 WIB
loading...
Kabar Buruk Buat Ukraina,...
Prancis mengirimkan 30 meriam Caesar kepada Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Prancis berencana untuk berhenti mengirimkan senjata ke Ukraina dari gudang senjatanya sendiri dan sebaliknya akan mengizinkan Kiev untuk membeli senjata langsung dari produsen senjata di negara tersebut melalui dana dukungan. Hal itu diungakapkan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Sebastien Lecornu.

“Kami sekarang sedang bernegosiasi dengan rekan-rekan Ukraina kami untuk meminta Ukraina membeli howitzer baru dengan menggunakan uang dari dana khusus, dan agar militer Prancis tidak lagi harus mentransfer senjata dari gudang senjata mereka,” kata pejabat Prancis itu dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi LCI pada Minggu seperti dikutip dari RT, Selasa (14/11/2023).

Lecornu mengungkapkan, menurut laporan parlemen yang dirilis pekan lalu, bantuan militer Prancis ke Ukraina sejauh ini telah mencapai 3,2 miliar Euro. Jumlah ini menempatkan Prancis di antara pendukung utama Angkatan Darat Ukraina di Eropa, bersama Jerman dan Inggris.

Baca Juga: Zelensky Mungkin Digulingkan karena Ogah Berunding dengan Rusia

"Paris juga menjanjikan tambahan 200 juta Euro untuk dana dukungan Ukraina guna memastikan akses berkelanjutan Angkatan Darat Ukraina terhadap peralatan militer Prancis," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Poin Penting Gencatan...
Poin Penting Gencatan Senjata yang Akan Akhiri Perang Israel-Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved