Video ‘Perawat’ Tuduh Hamas Curi Obat RS Gaza Ditonton 13 Juta Kali, Pakar: Jelas Dibuat-buat!
Senin, 13 November 2023 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
“Tentara Israel telah mengepung area rumah sakit dan mereka bahkan tidak berjarak satu meter pun, mereka sudah berada di depan pintu,” ujarnya.
“Mereka menembak siapa saja yang ingin keluar dari rumah sakit. Jika ada yang berpindah antar unit, mereka menembaknya. Banyak syuhada di halaman depan UGD, situasinya sangat buruk dan berbahaya, tak terlukiskan,” paparnya.
“Ini seperti penjara tanpa air, listrik, atau makanan. Ada lebih dari 100 orang yang mati syahid di taman itu. Mereka menembaki orang-orang yang mencoba menguburkan para syuhada di halaman rumah sakit. Taman rumah sakit penuh dengan para martir. Beberapa mencoba melarikan diri dari rumah sakit, dan mereka juga membunuh mereka. Mereka juga menembaki saya,” imbuh dia.
Mengutip pemadaman listrik di rumah sakit dan menggarisbawahi memburuknya kondisi bayi di inkubator di unit perawatan intensif, dia mengatakan, “Ada 60 bayi di unit perawatan intensif, 39 di antaranya diintubasi, dan satu bayi meninggal pada sore hari. (Bayi-bayi) ini akan mati satu demi satu.”
“Mereka menembak siapa saja yang ingin keluar dari rumah sakit. Jika ada yang berpindah antar unit, mereka menembaknya. Banyak syuhada di halaman depan UGD, situasinya sangat buruk dan berbahaya, tak terlukiskan,” paparnya.
“Ini seperti penjara tanpa air, listrik, atau makanan. Ada lebih dari 100 orang yang mati syahid di taman itu. Mereka menembaki orang-orang yang mencoba menguburkan para syuhada di halaman rumah sakit. Taman rumah sakit penuh dengan para martir. Beberapa mencoba melarikan diri dari rumah sakit, dan mereka juga membunuh mereka. Mereka juga menembaki saya,” imbuh dia.
Mengutip pemadaman listrik di rumah sakit dan menggarisbawahi memburuknya kondisi bayi di inkubator di unit perawatan intensif, dia mengatakan, “Ada 60 bayi di unit perawatan intensif, 39 di antaranya diintubasi, dan satu bayi meninggal pada sore hari. (Bayi-bayi) ini akan mati satu demi satu.”
(mas)
Lihat Juga :