Rumah Sakit di Jalur Gaza, dari Dikepung Tank Hingga Dihujani Bom

Sabtu, 11 November 2023 - 08:23 WIB
loading...
A A A
Masuknya pasien yang terluka yang belum pernah terjadi sebelumnya ditambah dengan persediaan medis yang cepat habis membuat para ahli bedah tidak punya pilihan selain mengoperasi pasien di lantai dan tanpa anestesi atau pereda nyeri.

“Ini menyakitkan bagi tim medis. Ini tidak sederhana. Entah pasiennya menderita kesakitan atau kehilangan nyawanya,” kata Mohammad Abu Salmiya, direktur jenderal Rumah Sakit al-Shifa.

Baik al-Rantisi dan al-Shifa terletak di utara Gaza. Juru bicara kantor kemanusiaan PBB Jens Laerke mengatakan bantuan yang masuk ke Gaza melalui penyeberangan Rafah dengan Mesir tidak dapat masuk ke Gaza utara. Dia mendesak Israel untuk membuka kembali penyeberangan Karem Abu Salem, yang dikenal dalam bahasa Ibrani sebagai penyeberangan Kerem Shalom, yang terletak di persimpangan perbatasan Gaza dengan Mesir dan Israel, untuk memungkinkan lebih banyak bantuan masuk.

Apa yang Terjadi Sejauh Ini?


Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan 21 dari 35 rumah sakit dengan fasilitas rawat inap di Gaza telah berhenti berfungsi karena kerusakan akibat penembakan dan serangan udara atau karena kekurangan bahan bakar.

Serangan Israel menargetkan Rumah Sakit Nasser di Khan Younis dan Rumah Sakit Al-Quds serta dua pusat Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di Jabalia dan Kota Gaza, menurut laporan Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB. Kementerian Kesehatan Gaza juga menjadi sasaran.

Pada tanggal 18 Oktober, hampir 500 orang tewas dalam serangan udara di Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Jalur Gaza yang terkepung.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan ledakan itu disebabkan oleh serangan udara Israel. Israel mengaitkan ledakan tersebut dengan roket yang salah sasaran yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata Jihad Islam Palestina.

Aturan Hukum InternasionalSoal Rumah Sakit


Hukum humaniter internasional berdasarkan Konvensi Jenewa 1949 menganggap rumah sakit sebagai objek sipil yang harus mendapat perlindungan.

Namun, Protokol Tambahan pada konvensi tahun 1977 menguraikan beberapa pengecualian terhadap hal ini. Pasal 13 menyatakan bahwa satuan kesehatan akan kehilangan perlindungan khusus jika digunakan untuk melakukan, di luar fungsi kemanusiaannya, tindakan yang membahayakan musuh. Dalam kasus seperti ini, peringatan dan batas waktu yang wajar harus diberikan sebelum serangan terjadi.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved