Buka KTT Saudi-Afrika, Mohammed Bin Salman Kecam Kekejaman Israel di Gaza
Jum'at, 10 November 2023 - 20:18 WIB
loading...
A
A
A
KTT Saudi-Afrika yang dilaksanakan memiliki berperan penting dalam membangun kerja sama strategis antara kedua belah pihak di berbagai bidang politik, ekonomi, investasi, keamanan, dan budaya. Hal ini akan meningkatkan kepentingan bersama dan mencapai pembangunan serta stabilitas.
BacaJuga: Investasi ke Proyek Strategis, Saudi Sebar Rp9 Triliun ke Negara-negara Afrika
KTT Saudi-Afrika juga menunjukkan bagaimana upaya Arab Saudi untuk menjadi negara yang mendapatkan kepercayaan dari para pemimpin negara-negara Arab. Itu juga sebagai kesempatan bagi Saudi fokus untuk pembangunan dan ekonomi.
Apalagi, volume perdagangan antara Arab Saudi dan negara-negara Afrika mencapai USD20 miliar pada tahun 2023. Ekspor kedua belah pihak mencapai USD14 miliar, sedangkan impor mencapai USD5,8 miliar.
Sebagai perwujudan peran perintis Saudi, Putra Mahkota Saudi dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman mendukung upaya internasional dan regional yang bertujuan membangun landasan keamanan, stabilitas dan resolusi konflik di benua Afrika, yang menghasilkan penandatanganan Perjanjian Perdamaian Jeddah yang bersejarah. Perjanjian antara Etiopia dan Eritrea.
Arab Saudi juga memfasilitasi dimulainya kembali pembicaraan di Jeddah antara kedua pihak yang terlibat konflik di Sudan, dengan tujuan mencapai kesepakatan politik untuk mencapai keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan bagi Sudan dan rakyatnya. Mengingat pentingnya geostrategis antara Kerajaan dan benua Afrika, 16 komite bersama, dua dewan koordinasi dan 7 dewan bisnis dibentuk, selain menyelesaikan lebih dari 250 perjanjian kerja sama di berbagai bidang politik, ekonomi dan pembangunan.
BacaJuga: Investasi ke Proyek Strategis, Saudi Sebar Rp9 Triliun ke Negara-negara Afrika
KTT Saudi-Afrika juga menunjukkan bagaimana upaya Arab Saudi untuk menjadi negara yang mendapatkan kepercayaan dari para pemimpin negara-negara Arab. Itu juga sebagai kesempatan bagi Saudi fokus untuk pembangunan dan ekonomi.
Apalagi, volume perdagangan antara Arab Saudi dan negara-negara Afrika mencapai USD20 miliar pada tahun 2023. Ekspor kedua belah pihak mencapai USD14 miliar, sedangkan impor mencapai USD5,8 miliar.
Sebagai perwujudan peran perintis Saudi, Putra Mahkota Saudi dan Perdana Menteri Mohammed bin Salman mendukung upaya internasional dan regional yang bertujuan membangun landasan keamanan, stabilitas dan resolusi konflik di benua Afrika, yang menghasilkan penandatanganan Perjanjian Perdamaian Jeddah yang bersejarah. Perjanjian antara Etiopia dan Eritrea.
Arab Saudi juga memfasilitasi dimulainya kembali pembicaraan di Jeddah antara kedua pihak yang terlibat konflik di Sudan, dengan tujuan mencapai kesepakatan politik untuk mencapai keamanan, stabilitas, dan kesejahteraan bagi Sudan dan rakyatnya. Mengingat pentingnya geostrategis antara Kerajaan dan benua Afrika, 16 komite bersama, dua dewan koordinasi dan 7 dewan bisnis dibentuk, selain menyelesaikan lebih dari 250 perjanjian kerja sama di berbagai bidang politik, ekonomi dan pembangunan.
Lihat Juga :