Perkuat Posisi Geopolitik, Arab Saudi Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dengan Negara-negara Afrika

Kamis, 09 November 2023 - 16:15 WIB
loading...
Perkuat Posisi Geopolitik,...
Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed Al-Jadaan menyampaikan pidatonya dalam Konferensi Ekonomi Arab Saudi - Afrika di Jeddah, Arab Saudi, pada Kamis, (9/11/2023). Foto/Pool
A A A
JEDDAH - Dalam meningkatkan peran geopolitiknya, Pemerintahan Arab Saudi meningkatkan kerja sama ekonomi dan bantuan kepada negara-negara Afrika.

Saudi menunjukkannya dengan pelaksanaan Konferensi Ekonomi Arab Saudi dan Afrika di Riyadh, Kamis (9/11/2023). Dalam konferensi tersebut, Saudi bukan hanya menunjukkan komitmennya ke Afrika, tetapi juga menekankan perningkatan kerja sama ekonomi dan bantuan keuangan.

"Konferensi ini bertujuan untuk meningkatkan transformasi ekonomi Saudi dan Afrika," kata Menteri Keuangan Arab Saudi Mohammed Al-Jadaan dalam pembukaan konferensi Ekonomi Arab Saudi dan Afrika. "Kita juga melihat akselerasi teknologi dan transformasi ekonomi modern dan memperkuat global suply-chain," ujarnya.

Konferensi itu juga akan memperkuat horison perekonomian dan kerja sama dengan negara-negara Afrika. Apalagi, kerja sama antara Saudi dengan negara Afrika bukan hanya faktor geografis, tetapi juga memiliki ikatan sejarah dan masa depan. Sejak dahulu, Arab Saudi sudah menjadi mitra perdagangan negara-negara Afrika. Kini, Saudi juga menjadi pasar dari komoditas dari negara-negara Afrika.

"Dalam menghadapi tantangan ekonomi global, kita yakin benua Afrika memiliki peranan penting dalam menyelesaikan tantangan tersebut," kata Al-Jadaan.

Baca Juga: Menlu Retno Marsudi Jadi Pembicara pada Konferensi Perempuan dalam Islam di Arab Saudi

Kemitraan dengan Afrika terus berkembang dan akan terus berlanjut di banyak sektor, seperti energi hingga infrastruktur. "Arab Saudi juga menganggap negara-negara Afrika sebagai tujuan investasi," paparnya.

Selain itu, Saudi akan meningkatkan kerja sama penerbangan, dan berbagai insiatif berbagai pembangunan ekonomi. "Kita juga meningkatkan kerja sama pembangunan bendungan dan sekolah di Aftika," ungkapnya.

Saudi juga memberikan 400 proyek pembangunan di negara-negara Afrika. Kemudian, Al Jadaan juga mengungkapkan Dana Pembangunan Saudi akan menandatangani perjanjian senilai 2 miliar riyal atau senilai USD533 juta atau Rp8,3 triliun dengan negara-negara Afrika.

“Kami bekerja sama dengan mitra untuk mendukung Ghana dan negara lain terkait utang mereka,” ujarnya dalam pidato pembukaan Konferensi Ekonomi Arab Saudi-Afrika di Riyadh, Kamis (9/11/2023).

Sementara itu, Konferensi Ekonomi Arab Saudi dan Afrika merupakan bentuk dukungan Saudi untuk mengkonsidasikan hubungannya dengan benua Afrika. Itu menjadi salah satu poros terpenting bagi masa depan perekonomian global.

Kedepannya, konferensi tersebut juga merupakan perpanjangan dari upaya Arab Saudi untuk meningkatkan kerja sama dan koordinasi ekonomi serta memanfaatkan peluang investasi yang tersedia.

Konferensi tersebut bertujuan untuk mengkonsolidasikan fondasi kemitraan Saudi, Arab, dan Afrika dalam beberapa aspek ekonomi dan investasi, termasuk mencapai ketahanan pangan, memperkuat kemitraan pertanian, industri, pertambangan, dan komersial, serta menyimpulkan aliansi baru antara Afrika dan Saudi. entitas.

Hal ini juga bertujuan untuk menciptakan platform bagi eksportir dan importir dari kedua belah pihak dan untuk meninjau peluang kerja sama di sektor energi dan keberlanjutannya untuk memungkinkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved