Banjir Terburuk Landa Somalia, 29 Tewas dan 300 Ribu Mengungsi

Rabu, 08 November 2023 - 20:26 WIB
loading...
Banjir Terburuk Landa...
Somalia dilanda banjir terburuk dalam beberapa dekade, 29 tewas dan 300 ribu mengungsi. Foto/Reuters
A A A
MOGADISHU - Banjir terburuk yang melanda Somalia dalam beberapa dekade telah menewaskan 29 orang dan memaksa lebih dari 300.000 orang meninggalkan rumah mereka. Itu terjadi setelah hujan lebat menggenangi kota-kota di Afrika Timur.

Pihak berwenang bergegas menyelamatkan ribuan orang yang terdampar dari banjir, yang terjadi setelah kekeringan terburuk di kawasan itu dalam 40 tahun terakhir.

“Apa yang terjadi saat ini adalah yang terburuk selama beberapa dekade. Bahkan lebih buruk daripada banjir tahun 1997,” kata Hassan Isse, direktur pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Somalia (SOMDA), seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (8/11/2023).

Dikatakan oleh Isse, jumlah korban tewas dan jumlah orang yang mengungsi kemungkinan akan terus bertambah karena banyak orang yang terjebak oleh air banjir.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang India, 80 Orang Hilang Termasuk 22 Tentara

“Saya tidak ingat banjir seperti ini dalam hidup saya,” kata Mohamed Farah, seorang tetua setempat di kota Baidoa, di barat daya Somalia.

“Orang-orang terus mengungsi untuk mencari tempat yang tinggi,” imbuhnya.

PBB mengatakan setidaknya 2.400 orang telah terputus di kota Luuq, tempat meluapnya Sungai Jubba.

“Luuq dikelilingi sungai dan banjir mengancam kami. Masyarakat terus mengungsi ke luar kota. Ada yang masih terjebak. Toko-toko kami hanyut,” kata Ahmed Nur, seorang pedagang di Luuq.

Sementara itu banjir di negara tetangga, Kenya, telah menewaskan sedikitnya 15 orang dan menenggelamkan sebuah jembatan di Uganda. Banjir juga memutus jalan yang menghubungkan Kampala dengan ladang minyak di barat laut, kata Palang Merah Kenya dan otoritas jalan raya Uganda.

Baca Juga: Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang

Banjir regional ini disebabkan oleh efek gabungan dari dua fenomena cuaca, El Nino dan Dipole Samudera Hindia, kata Nazanine Moshiri, analis iklim di International Crisis Group.

El Nino dan Dipol Samudera Hindia merupakan pola iklim yang berdampak pada suhu permukaan laut dan menyebabkan curah hujan di atas rata-rata.

“Dampak banjir jauh lebih buruk karena tanah rusak parah akibat kekeringan yang belum pernah terjadi sebelumnya – konflik bertahun-tahun dan kehadiran milisi Al Shabaab juga membuat pembangunan pertahanan dan ketahanan terhadap banjir menjadi lebih kompleks dan mahal,” kata Moshiri.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim menyebabkan kejadian cuaca ekstrem yang lebih intens dan lebih sering terjadi. Sebagai tanggapannya, para pemimpin Afrika telah mengusulkan pajak global baru dan reformasi kepada lembaga-lembaga keuangan internasional untuk membantu mendanai aksi perubahan iklim.

Baca Juga: Tidak Ada WNI Jadi Korban Banjir Bandang di New York
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Somalia Ancam Tutup...
Somalia Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb Gara-gara Israel, Indonesia Ikut Kecam Zionis
Trump: Ilhan Omar dan...
Trump: Ilhan Omar dan Rashida Tlaib Harus Dikeluarkan dari AS
Anggota DPR Ilhan Omar...
Anggota DPR Ilhan Omar Diserang dengan Cairan Misterius saat Serukan Pembubaran ICE
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman 2-1:...
Ekuador vs Jerman 2-1: Gol Gonzalo Plata Tak Mampu Selamatkan La Tri
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa...
Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV dan 32 Orang Tewas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved