Pukulan Telak Buat Israel, Rencana Bantuan Ditolak Kongres AS

Rabu, 08 November 2023 - 16:13 WIB
loading...
Pukulan Telak Buat Israel,...
Kongres AS tolak rencana bantuan untuk Israel. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat memblokir upaya Partai Republik untuk mendapatkan persetujuan cepat atas rancangan undang-undang pemberian bantuan darurat kepada Israel yang disahkan DPR pekan lalu.

Namun, rancangan undang-undang tersebut tidak memberikan bantuan apa pun dalam perang Ukraina melawan Rusia.

"Waktu sangat penting dan penting bagi Senat untuk tidak menunda pemberian bantuan penting ini kepada Israel di lain waktu," kata Senator Partai Republik Roger Marshall seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/11/2023).

Partai Demokrat keberatan dan menekankan pentingnya memberikan bantuan kepada Ukraina dan Israel, selain bantuan kemanusiaan, pendanaan keamanan perbatasan, dan dana untuk melawan China di Indo-Pasifik. Semua itu masuk dalam permintaan pendanaan senilai USD106 miliar yang dikirimkan Presiden Joe Biden kepada Kongres bulan lalu.

Baca Juga: Perang dengan Hamas, Biden Siapkan Bantuan Militer untuk Israel

Mereka juga menuduh anggota DPR dari Partai Republik memainkan politik dalam krisis di Israel, menunda bantuan untuk Negara Yahudi dengan mengaitkan dukungan dengan memotong dana untuk Internal Revenue Service, target favorit Partai Republik, daripada menulis rancangan undang-undang bipartisan.

RUU DPR akan menyediakan USD14,3 miliar untuk Israel sebagai respons terhadap serangan mematikan yang dilakukan militan Hamas pada 7 Oktober, namun juga memotong jumlah uang yang sama dari IRS.

Dana tersebut akan mencakup USD4 miliar untuk pengadaan sistem pertahanan Iron Dome Israel dan David’s Sling untuk melawan ancaman roket jarak pendek serta beberapa transfer peralatan dari persediaan AS.

Baca Juga: Menlu Retno: Demi Perempuan dan Anak Palestina, Kekejaman Israel Harus Dihentikan

“Sekutu kami di Ukraina tidak bisa menunda lebih lama lagi dibandingkan sekutu kami di Israel,” kata Senator Patty Murray, yang mengetuai Komite Alokasi Senat.

Pemungutan suara di DPR AS sebagian besar sejalan dengan garis partai. Partai Demokrat menyebut usulan pemotongan IRS sebagai “pil racun” bermotif politik yang akan meningkatkan defisit anggaran AS dengan mengurangi pengumpulan pajak. Mereka juga mengatakan penting untuk terus mendukung Ukraina.

Untuk menjadi undang-undang, rancangan undang-undang harus disetujui oleh Senat yang dikuasai Partai Demokrat serta DPR yang mayoritas anggotanya adalah Partai Republik, dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Biden, yang berasal dari Partai Demokrat. Gedung Putih sempat mengatakan Biden akan memveto RUU DPR tersebut.

Para pemimpin Senat sedang menyusun rancangan undang-undang pendanaan tambahan mereka sendiri dan berharap untuk memperkenalkannya secepatnya pada minggu ini.

Baca Juga: Israel Pertimbangkan Hentikan Pertempuran di Jalur Gaza

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved