Raja Yordania Tolak Upaya Israel Pisahkan Jalur Gaza dan Tepi Barat

Rabu, 08 November 2023 - 12:34 WIB
loading...
Raja Yordania Tolak...
Raja Yordania Abdullah II dan Putra Mahkota Hussein berfoto bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussels, Belgia, pada 7 November 2023. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSEL - Raja Yordania Abdullah II, pada Selasa (7/11/2023), menekankan penolakan negaranya terhadap segala upaya memisahkan Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Penegasan itu muncul ketika perang Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung sudah berlangsung selama satu bulan, Anadolu Agency melaporkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Raja Yordania di ibu kota Belgia, Brussel, selama pertemuannya dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menurut pernyataan Pengadilan Kerajaan Yordania.

Raja Abdullah II menegaskan Tepi Barat dan Gaza adalah bagian dari Negara Palestina

Dia juga menegaskan kembali, “Perlunya upaya pascaperang untuk menyelesaikan konflik Palestina-Israel berdasarkan solusi dua negara.”

Raja Yordania juga bertemu secara terpisah dengan Ketua Dewan Uni Eropa Charles Michel dan Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola.

Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh Hamas sebulan lalu.

Baca juga: Israel Bertekad Rebut Jalur Gaza untuk Bangun Kanal Ben Gurion dan Saingi Terusan Suez?

Sebanyak 10.328 warga Palestina, termasuk 4.237 anak-anak dan 2.719 wanita, telah terbunuh di Jalur Gaza sejak saat itu. Sementara itu, jumlah korban tewas di Israel hampir 1.600 orang, menurut angka resmi.

Sebanyak 163 warga Palestina juga tewas dan 2.200 orang lainnya terluka oleh pasukan Israel di Tepi Barat pada periode yang sama.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina mengatakan orang-orang di seluruh Jalur Gaza tidak mendapat bantuan, dibunuh, dan dibom serta dipaksa keluar dari rumah mereka selama sebulan.

“Perjuangan sehari-hari untuk menemukan roti dan air. Pemadaman listrik memisahkan orang-orang dari orang-orang terkasih dan seluruh dunia. Ini adalah pengungsian paksa dan tragedi kemanusiaan dengan proporsi yang sangat besar,” ungkap Raja Yordania di X.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Berita Terkini
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved