Rusia Menarik Diri dari Perjanjian Angkatan Bersenjata Eropa
Selasa, 07 November 2023 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A
“Perjanjian CFE disepakati pada akhir Perang Dingin, ketika pembentukan arsitektur baru keamanan global dan Eropa berdasarkan kerja sama tampaknya mungkin dilakukan, dan upaya yang tepat telah dilakukan,” kata kementerian tersebut dalam pernyataannya seperti dikutip dari Al Arabiya.
Rusia mengatakan dorongan AS untuk memperluas keanggotaan NATO telah menyebabkan negara-negara aliansi secara terbuka menghindari pembatasan kelompok dalam perjanjian tersebut, dan menambahkan bahwa masuknya Finlandia ke dalam NATO serta pengajuan keanggotaan Swedia berarti perjanjian tersebut sudah tidak berlaku lagi.
“Bahkan pelestarian formal Perjanjian CFE menjadi tidak dapat diterima dari sudut pandang kepentingan keamanan mendasar Rusia,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia, sambil mencatat bahwa AS dan sekutunya tidak meratifikasi CFE yang diperbarui tahun 1999.
Perang di Ukraina telah memicu krisis terburuk dalam hubungan Moskow dengan Barat sejak Perang Dingin yang mendalam. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada akhir pekan bahwa hubungan dengan Amerika Serikat berada di bawah nol.
Setelah Rusia mengumumkan niatnya untuk keluar dari perjanjian tersebut tahun ini, NATO mengutuk keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal tersebut merusak keamanan Euro-Atlantik.
Baca Juga: Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Tercanggih Rusia di Kerch
Rusia mengatakan dorongan AS untuk memperluas keanggotaan NATO telah menyebabkan negara-negara aliansi secara terbuka menghindari pembatasan kelompok dalam perjanjian tersebut, dan menambahkan bahwa masuknya Finlandia ke dalam NATO serta pengajuan keanggotaan Swedia berarti perjanjian tersebut sudah tidak berlaku lagi.
“Bahkan pelestarian formal Perjanjian CFE menjadi tidak dapat diterima dari sudut pandang kepentingan keamanan mendasar Rusia,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia, sambil mencatat bahwa AS dan sekutunya tidak meratifikasi CFE yang diperbarui tahun 1999.
Perang di Ukraina telah memicu krisis terburuk dalam hubungan Moskow dengan Barat sejak Perang Dingin yang mendalam. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada akhir pekan bahwa hubungan dengan Amerika Serikat berada di bawah nol.
Setelah Rusia mengumumkan niatnya untuk keluar dari perjanjian tersebut tahun ini, NATO mengutuk keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal tersebut merusak keamanan Euro-Atlantik.
Baca Juga: Ukraina Tenggelamkan Kapal Perang Tercanggih Rusia di Kerch
Lihat Juga :