7 Fakta Mengejutkan Nasrallah, Pemimpin Hizbullah yang Berani Melawan Israel

Senin, 06 November 2023 - 14:11 WIB
loading...
A A A

5. Berani Melawan Israel

Nasrallah baru-baru ini muncul dan berpidato di tengah perang Israel-Hamas yang berkecamuk di Gaza, Palestina. Dia mengatakan membuka front kedua perang dengan Israel adalah "opsi di atas meja".

Israel dan Lebanon terlibat perang pada 2006. Itu dipicu penyergapan oleh Hizbullah di wilayah Israel yang menyebabkan tiga tentara Zionis tewas dan dua orang diculik.

Selama perang, pengeboman Israel menargetkan sasaran Hizbullah menyebabkan kerusakan di banyak wilayah Beirut, terutama di Beirut Selatan yang lebih miskin dan mayoritas Muslim Syiah, yang dikendalikan oleh Hizbullah.

Pada 3 Agustus 2006, Hasan Nasrallah bersumpah untuk menyerang Tel Aviv sebagai pembalasan atas pengeboman Israel di Ibu Kota Lebanon.

“Jika Anda menyerang Beirut, perlawanan Islam akan menghantam Tel Aviv dan mereka mampu melakukannya dengan pertolongan Tuhan,” kata Nasrallah.

6. Menikmati Dukungan Iran

Hizbullah, di bawah kepemimpinan Nasrallah, memiliki hubungan dekat dengan Iran dan menerima dukungan finansial dan militer dari Teheran.

Nasrallah dan anak buahnya bahkan dianggap Israel dan Amerika Serikat sebagai proksi Iran. Namun, para pengamat menilai Hizbullah bukan proksi Iran. Artinya, kelompok tersebut bisa bertindak melawan Israel di luar komando Iran.

7. Hidupnya dalam Bahaya

Nasrallah hidup dalam kondisi berbahaya dan terus-menerus berada di bawah ancaman pembunuhan. Itu karena keterlibatannya dalam Perang Saudara Suriah maupun permusuhannya dengan Israel.

Dia sering menghindari penampilan publik dan berbicara melalui video konferensi untuk menjaga keamanannya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved