7 Fakta Mengejutkan Nasrallah, Pemimpin Hizbullah yang Berani Melawan Israel

Senin, 06 November 2023 - 14:11 WIB
loading...
A A A

3. Pendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad

Pada 2013, Hizbullah melibatkan diri dalam Perang Saudara Suriah. Nasrallah dan anak buahnya membela rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dari kelompok oposisi dan kelompok ekstremis yang ingin menggulingkannya.

Lantaran jadi pendukung Assad, Hizbullah dilaporkan menerima pasokan senjata dari Suriah yang semakin memperkuat kelompok milisi Lebanon tersebut.

4. Pernah Diusir dari Irak

Nasrallah lahir sebagai anak kesembilan dari sepuluh bersaudara dalam keluarga Syiah di Bourj Hammoud, Distrik Matn, Beirut. Meski keluarganya tidak terlalu religius, Nasrallah tertarik pada studi teologi.

Dia bersekolah di sekolah al-Najah dan kemudian di sekolah umum di lingkungan Sin el Fil Beirut yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Pada 1975, Perang Saudara Lebanon memaksa keluarga Nasrallah pindah ke rumah leluhur mereka di Bazourieh, tempat Nasrallah menyelesaikan pendidikan menengahnya di sekolah umum Sour.

Selama bersekolah, dia sempat bergabung dengan Gerakan Amal, sebuah kelompok politik Syiah Lebanon.

Nasrallah juga belajar di seminari Syiah di kota Baalbek di Lembah Beqaa. Sekolah tersebut mengikuti ajaran Ayatollah Mohammad Baqir al-Sadr, ulama kelahiran Irak yang mendirikan gerakan Dawa di Najaf, Irak, pada awal 1960-an.

Pada 1976, dalam usia 16 tahun, Nasrallah melakukan perjalanan ke Irak di mana dia diterima di seminari Ayatollah al-Sadr di Najaf.

Al-Sadr mengenali kualitas Nasrallah dan mengatakan "Aku mencium aroma kepemimpinan dalam dirimu; kamu adalah salah satu Ansar [pengikut] Mahdi...".

Nasrallah kemudian diusir dari Irak, bersama puluhan pelajar Lebanon lainnya, pada 1978. Al-Sadr dipenjarakan, disiksa dan dibunuh secara brutal. Nasrallah terpaksa kembali ke Lebanon pada tahun 1979, setelah menyelesaikan bagian pertama studinya, karena Presiden Irak saat itu, Saddam Hussein, mengusir banyak penganut Syiah, termasuk Ruhollah Khomeini (Ayatollah Khomeini) dan Abbas Musawi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved