'Saya Ditarik dari Puing-puing, Tak Akan Ada Lagi yang Tersisa dari Gaza'

Senin, 06 November 2023 - 10:08 WIB
loading...
A A A
Setelah empat jam menggali, mereka menemukan mayat ibu, saudara laki-laki, dan keponakan saya.

Mama, yang mencium saya selamat tinggal setiap pagi saat saya berangkat ke universitas. Bilal, yang membantu saya menjelajahi dunia. Dan Mohammed kecil, yang senang pergi ke taman kanak-kanak, dan menggambar pagi itu juga, dia tidak pernah sempat menjelaskannya kepada kami dengan suaranya yang kecil dan terbata-bata.

Namun saya mengingatkan diri saya sendiri: Keluarga saya beruntung. Begitu banyak keluarga yang musnah seluruhnya. Yang lain tidak bisa menyelamatkan kerabat mereka dari reruntuhan.

Dalam waktu kurang dari tiga minggu, ribuan warga Palestina di Gaza telah terbunuh oleh bom Israel, banyak di antaranya adalah anak-anak, menurut kementerian kesehatan.

Masih banyak lagi yang diperkirakan tewas atau terjebak di bawah reruntuhan. Hampir separuh rumah di Jalur Gaza rusak atau hancur, kata Kementerian Perumahan Rakyat.

Saya menyaksikan dan menunggu ketika dunia gagal, sekali lagi, untuk melakukan intervensi.

Mengapa tidak ada seorang pun yang mengakhiri serangan kejam ini? Mengapa Pemerintahan Biden memberikan dukungannya terhadap hukuman kolektif brutal dan terang-terangan yang dilakukan Israel terhadap lebih dari 2 juta warga Palestina yang terjebak di Gaza, lebih dari setengahnya adalah anak-anak?

Saya tidur selama satu jam sebelum terbangun karena terkejut, entah karena kilas balik ke ledakan atau mimpi buruk yang nyata dari penembakan di dekatnya. Israel memutus akses terhadap makanan, listrik, dan air.

Beberapa hari yang lalu, di bawah tekanan komunitas internasional, 20 truk setiap hari yang membawa bantuan kemanusiaan memasuki Jalur Gaza yang terkepung; sedikit saja dari apa yang sangat dibutuhkan.

Kehidupan kami tergantung pada seutas benang ketika Israel membom kami; momok kematian menghantui kita tanpa henti.

Layanan seluler dan internet terputus. Saya akhirnya berhasil mendapatkan layanan dan melihat sekilas grup WhatsApp kelas saya, hanya untuk dihadapkan dengan berita kematian teman sekelas saya, bersama dengan keluarganya.

Saya mengirim dengan putus asa, "Apa kabar?" pesan ke keluarga dan teman, lega ketika seseorang menjawab "baik-baik saja". Saya memahami bahwa "baik-baik saja" tidak berarti mereka aman dan sehat, itu hanya berarti bahwa mereka masih hidup, setidaknya untuk saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut...
Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
Berita Terkini
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved