Tak Cuma Jakarta, Aksi Bela Palestina Juga Terjadi di Washington Hingga Berlin

Minggu, 05 November 2023 - 13:30 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, dua wanita yang menghadiri unjuk rasa pro-Palestina tiga minggu lalu didakwa berdasarkan Undang-Undang Terorisme Inggris karena menampilkan gambar di pakaian paralayang mereka. Dalam serangan mendadak pada 7 Oktober terhadap Israel, Hamas menggunakan paralayang untuk membawa beberapa pejuang melintasi perbatasan antara Gaza dan Israel selatan.

Jaksa mengatakan gambar-gambar itu menimbulkan kecurigaan bahwa mereka adalah pendukung Hamas, yang oleh pemerintah Inggris dianggap sebagai kelompok teroris.

Di Berlin, sekitar 1.000 petugas polisi dikerahkan untuk memastikan ketertiban setelah protes pro-Palestina sebelumnya berubah menjadi kekerasan. Kantor berita Jerman dpa melaporkan sekitar 6.000 pengunjuk rasa berbaris melalui pusat ibu kota Jerman.

Tak Cuma Jakarta, Aksi Bela Palestina Juga Terjadi di Washington Hingga Berlin

Warga Jerman turun ke jalan untuk melakukan aksi Pro Palestina. Foto/AP

Polisi melarang segala jenis pernyataan publik atau tertulis yang bersifat antisemit, anti-Israel, atau mengagung-agungkan kekerasan atau teror. Beberapa ribu pengunjuk rasa juga berbaris melalui kota Duesseldorf di Jerman barat.

Di ibu kota Rumania, ratusan orang berkumpul di pusat Bukares, banyak yang mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan “Selamatkan anak-anak dari Gaza.”

Pada rapat umum yang dihadiri beberapa ribu orang di Milan, Matteo Salvini, wakil perdana menteri, berbicara menentang antisemitisme, dan menyebutnya sebagai “kanker, wabah yang mematikan, sesuatu yang menjijikkan.”

Di bagian lain Milan, unjuk rasa pro-Palestina dihadiri sekitar 4.000 orang dan ada juga unjuk rasa yang dihadiri beberapa ribu orang di Roma. Yara Abushab, seorang mahasiswa kedokteran berusia 22 tahun dari Universitas Gaza, yang telah berada di Italia sejak 1 Oktober, termasuk di antara peserta dan menggambarkan 7 Oktober sebagai titik balik baginya.

“Mereka mengebom universitas saya, rumah sakit saya. Saya kehilangan banyak orang yang saya cintai dan saat ini terakhir kali saya mendengar sesuatu dari keluarga saya adalah seminggu yang lalu,” katanya.

“Situasinya tidak dapat digambarkan,” tukasnya.

Baca Juga: Pasukan Israel Serang Rumah Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Forum Rektor PTMA Serukan...
Forum Rektor PTMA Serukan Gelar Aksi Bela Palestina Besok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved