Tak Cuma Jakarta, Aksi Bela Palestina Juga Terjadi di Washington Hingga Berlin

Minggu, 05 November 2023 - 13:30 WIB
loading...
Tak Cuma Jakarta, Aksi...
Demonstran di AS membuat replikan lusinan kantong jenazah kecil untuk menggambarkan anak-anak Palestina yang menjadi korban serangan udara Israel. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Aksi belaPalestina tidak hanya terjadi di Jakarta. Dari Washington, Milan, hingga Paris, puluhan ribu demonstran pro-Palestina melakukan unjuk rasa, menyerukan penghentian pemboman Israel di Jalur Gaza .

Demonstrasi tersebut mencerminkan meningkatnya kegelisahan mengenai meningkatnya jumlah korban sipil dan penderitaan akibat perang Israel-Hamas. Para pengunjuk rasa, khususnya di negara-negara dengan populasi Muslim yang besar, termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis, menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah mereka karena mendukung Israel sementara pemboman terhadap rumah sakit dan daerah pemukiman di Jalur Gaza semakin intensif.

Menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza, korban tewas warga Palestina dalam perang Israel-Hamas telah mencapai 9.448 orang. Di Israel, lebih dari 1.400 orang tewas, sebagian besar dari mereka tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober yang mengawali perang.

Di AS, ribuan orang berkumpul di ibu kota negara untuk memprotes dukungan pemerintahan Joe Biden terhadap Israel dan kampanye militernya yang berkelanjutan di Gaza. “Palestina Akan Bebas,” teriak para demonstran yang mengenakan keffiyeh hitam-putih saat bendera Palestina berukuran besar dikibarkan oleh massa yang memenuhi Pennsylvania Avenue – jalan menuju Gedung Putih.

Melontarkan kritik langsung terhadap Presiden Joe Biden, Renad Dayem dari Cleveland mengatakan dia melakukan perjalanan bersama keluarganya agar anak-anaknya tahu rakyat Palestina tangguh

"Dan kami menginginkan seorang pemimpin yang tidak menjadi boneka pemerintah Israel,” ujarnya seperti dikutip dari AP, Minggu (5/11/2023).

Lusinan kantong jenazah kecil berwarna putih dengan nama anak-anak yang terbunuh oleh rudal Israel berjajar di jalan dan para demonstran memegang tanda-tanda yang menyerukan gencatan senjata segera.

Tak Cuma Jakarta, Aksi Bela Palestina Juga Terjadi di Washington Hingga Berlin

Warga AS turun ke jalan dalam aksi mendukung Palestina. Foto/AP

Para pengunjuk rasa memegang tanda dan spanduk dengan pesan-pesan seperti “Biden Mengkhianati Kita” dan “Kita Ingat Pada Bulan November,” yang menyoroti bagaimana masalah ini dapat menjadi faktor dalam upaya Biden untuk terpilih kembali.

Jinane Ennasri, seorang warga New York berusia 27 tahun, mengatakan dukungan pemerintahan Biden terhadap Israel meskipun ribuan orang Palestina tewas telah membuatnya memikirkan kembali pemungutan suara pada pemilihan presiden tahun 2024, di mana Biden kemungkinan akan menghadapi calon terdepan dari Partai Republik, Donald Trump.

“Kami mengira dia akan mewakili kami, namun ternyata tidak,” katanya. “Dan generasi kami tidak takut untuk menempatkan pejabat terpilih pada posisi mereka,” imbuhnya.

Baca Juga: Ribuan Demonstran Kepung Pangkalan Militer AS di Turki

Ennasri, seperti banyak demonstran lainnya, mengatakan mereka kemungkinan besar tidak akan ikut serta dalam pemilu 2024.

Biden berada di Pantai Rehoboth, Delaware, pada akhir pekan ini dan tidak mengomentari aksi protes tersebut. Dalam percakapan singkat dengan wartawan saat ia meninggalkan Gereja Katolik Roma St. Edmond pada hari Sabtu, ia menyatakan ada kemajuan dalam upaya AS untuk membujuk Israel agar menyetujui jeda kemanusiaan, dan menjawab “ya” ketika ditanya apakah ada kemajuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Infografis
Hujan Buatan di Jakarta...
Hujan Buatan di Jakarta 2X Gagal, Tak Cukup Teknologi Canggih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved