Putin Cabut Ratifikasi Rusia atas Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Global, Dunia Terancam Perang Dunia III?
Jum'at, 03 November 2023 - 01:23 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin mencabut ratifikasi perjanjian larangan uji coba nuklir. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Presiden Vladimir Putin pada Kamis (2/10/2023) menandatangani undang-undang yang menarik ratifikasi Rusia terhadap perjanjian global yang melarang uji coba senjata nuklir. Itu sebuah langkah yang dikutuk oleh organisasi yang mendorong kepatuhan terhadap pakta pengendalian senjata penting tersebut.
Langkah tersebut, meskipun diperkirakan terjadi, merupakan bukti dari ketegangan yang mendalam antara Amerika Serikat dan Rusia, yang hubungan keduanya berada pada titik terendah sejak krisis rudal Kuba pada tahun 1962 terkait perang di Ukraina dan apa yang Moskow anggap sebagai upaya Washington untuk menghalangi munculnya konflik. tatanan dunia multipolar baru.
Washington menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan Rusia dan ini merupakan langkah ke arah yang salah.
“Tindakan Rusia hanya akan menurunkan kepercayaan terhadap rezim pengendalian senjata internasional,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters.
Baca Juga: Seperti Apa Senjata Supernya Presiden Rusia Vladimir Putin?
Moskow mengatakan deratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) hanya dirancang untuk membawa Rusia sejalan dengan Amerika Serikat, yang menandatangani perjanjian tersebut tetapi tidak pernah meratifikasinya. Rusia tidak akan melanjutkan uji coba nuklir kecuali Washington melakukannya, kata diplomat Rusia.
Langkah tersebut, meskipun diperkirakan terjadi, merupakan bukti dari ketegangan yang mendalam antara Amerika Serikat dan Rusia, yang hubungan keduanya berada pada titik terendah sejak krisis rudal Kuba pada tahun 1962 terkait perang di Ukraina dan apa yang Moskow anggap sebagai upaya Washington untuk menghalangi munculnya konflik. tatanan dunia multipolar baru.
Washington menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan Rusia dan ini merupakan langkah ke arah yang salah.
“Tindakan Rusia hanya akan menurunkan kepercayaan terhadap rezim pengendalian senjata internasional,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan, dilansir Reuters.
Baca Juga: Seperti Apa Senjata Supernya Presiden Rusia Vladimir Putin?
Moskow mengatakan deratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) hanya dirancang untuk membawa Rusia sejalan dengan Amerika Serikat, yang menandatangani perjanjian tersebut tetapi tidak pernah meratifikasinya. Rusia tidak akan melanjutkan uji coba nuklir kecuali Washington melakukannya, kata diplomat Rusia.
Lihat Juga :