Rusia Ancam Hancurkan Jet Tempur F-16 AS untuk Ukraina dalam 20 Hari
Rabu, 01 November 2023 - 20:35 WIB
loading...
A
A
A
Shoigu sebelumnya mengeklaim bahwa pasukan Rusia telah menggunakan “kompleks baru” untuk meningkatkan intersepsi.
Seorang sumber yang dikutip oleh kantor berita TASS mengeklaim bahwa Rusia telah menggunakan pesawat radar udara A-50 untuk mendeteksi target Ukraina lebih awal dan pada ketinggian yang lebih rendah.
Sedangkan serangannya dilaporkan dilakukan dengan rudal anti-pesawat jarak jauh yang ditembakkan dari peluncur S-400, dipersenjatai dengan hulu ledak baru dan dipandu menggunakan data dari radar udara.
Sejak awal konflik dengan Moskow, Kyiv telah mendorong sekutu Barat-nya untuk memasok senjata yang semakin canggih. Pilot Ukraina saat ini sedang dilatih untuk menerbangkan F-16.
Belanda, Denmark, Norwegia dan Belgia telah berjanji untuk menyediakan jet tempur buatan AS tersebut selama beberapa tahun ke depan, sebagai bagian dari program mereka untuk beralih ke pesawat militer yang lebih modern.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengumumkan pada hari Senin bahwa F-16 pertama yang dialokasikan oleh pemerintahnya akan tiba di pangkalan militer di Rumania, tempat pelatihan pilot Ukraina dilakukan, dalam waktu dua minggu.
Laporan mengenai jumlah F-16 yang bisa diperoleh Ukraina tidak konsisten.
Seorang sumber yang dikutip oleh kantor berita TASS mengeklaim bahwa Rusia telah menggunakan pesawat radar udara A-50 untuk mendeteksi target Ukraina lebih awal dan pada ketinggian yang lebih rendah.
Sedangkan serangannya dilaporkan dilakukan dengan rudal anti-pesawat jarak jauh yang ditembakkan dari peluncur S-400, dipersenjatai dengan hulu ledak baru dan dipandu menggunakan data dari radar udara.
Sejak awal konflik dengan Moskow, Kyiv telah mendorong sekutu Barat-nya untuk memasok senjata yang semakin canggih. Pilot Ukraina saat ini sedang dilatih untuk menerbangkan F-16.
Belanda, Denmark, Norwegia dan Belgia telah berjanji untuk menyediakan jet tempur buatan AS tersebut selama beberapa tahun ke depan, sebagai bagian dari program mereka untuk beralih ke pesawat militer yang lebih modern.
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengumumkan pada hari Senin bahwa F-16 pertama yang dialokasikan oleh pemerintahnya akan tiba di pangkalan militer di Rumania, tempat pelatihan pilot Ukraina dilakukan, dalam waktu dua minggu.
Laporan mengenai jumlah F-16 yang bisa diperoleh Ukraina tidak konsisten.
Lihat Juga :