4 Akar Permasalahan Perang Israel-Hamas di Gaza, Salah Satunya Terlalu Banyak Negara yang Terlibat

Selasa, 31 Oktober 2023 - 18:45 WIB
loading...
4 Akar Permasalahan...
Perang Gaza memiliki akar permasalahan yang kompleks. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Perang antara Israel dan pejuang Hamas yang menyerbu kota-kota Israel dan kibbutze dari Jalur Gaza pada 7 Oktober, menjadi konflik terbaru dalam tujuh dekade konflik antara Israel dan Palestina yang telah mengguncang Timur Tengah secara lebih luas.

Dalam amukan Hamas, sekitar 1.400 warga Israel, sebagian besar warga sipil, terbunuh dan 229 orang disandera.

Sebagai tanggapan, Israel melancarkan serangan udara sebelum pasukan dan tank dikerahkan ke Gaza dalam serangan darat, semuanya dengan tujuan untuk memusnahkan kelompok militan Islam tersebut.

Otoritas medis di Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan pada hari Senin bahwa 8.306 orang – termasuk 3.457 anak di bawah umur – telah tewas di daerah kantong tersebut.

Berikut adalah 4 akar permasalahan perang Hamas-Israel.

1. Berawal dari Konflik Arab Melawan Israel

4 Akar Permasalahan Perang Israel-Hamas di Gaza, Salah Satunya Terlalu Banyak Negara yang Terlibat

Foto/Reuters

Konflik ini mempertemukan tuntutan Israel akan keamanan di Timur Tengah yang sejak lama dianggap bermusuhan dengan aspirasi Palestina untuk mempunyai negara sendiri. Hamas menolak solusi dua negara dan bersumpah akan menghancurkan Israel.

Pada tanggal 29 November 1947, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menyetujui rencana untuk membagi Palestina menjadi negara-negara Arab dan Yahudi dan untuk pemerintahan internasional atas Yerusalem. Para pemimpin Yahudi menerima rencana pemberian 56 persen tanah Palestina kepada mereka. Liga Arab menolak usulan tersebut.

Bapak pendiri Israel, David Ben-Gurion, memproklamirkan negara Israel modern pada tanggal 14 Mei 1948, membangun tempat berlindung yang aman bagi orang-orang Yahudi yang melarikan diri dari penganiayaan dan mencari rumah nasional di tanah yang menurut mereka memiliki ikatan yang erat dengan zaman kuno.

Sehari kemudian, pasukan dari lima negara Arab menyerang Israel dan pasukan Israel beroperasi di wilayah yang diusulkan PBB untuk dikuasai Arab.

Warga Palestina menyesalkan penciptaan Israel sebagai Nakba, atau malapetaka, dan menyatakan bahwa hal itu mengakibatkan perampasan massal dan menghalangi impian mereka untuk bernegara. Israel membantah pernyataan bahwa mereka mengusir warga Palestina dari rumah mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Berita Terkini
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved