6 Senjata Hizbullah yang Ditakuti Israel, dari Drone hingga Rudal Buatan Rusia
Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Hizbullah memiliki model Iran, seperti roket Raad (bahasa Arab untuk Guntur), Fajr (Fajar) dan Zilzal (Gempa Bumi), yang memiliki muatan lebih kuat dan jangkauan lebih jauh dibandingkan Katyusha.
Nasrallah mengatakan perubahan terbesar dalam persenjataan kelompok ini sejak tahun 2006 adalah perluasan sistem panduan presisi. Tahun lalu, dia mengatakan Hizbullah memiliki kemampuan di Lebanon untuk melengkapi ribuan roket dengan sistem panduan untuk menjadikannya rudal yang presisi.
Hal ini menempatkan lebih banyak wilayah Israel dalam jangkauan Hizbullah, dan para ahli mengatakan hal ini memungkinkan kelompok tersebut untuk menyerang sasaran yang lebih spesifik seperti infrastruktur penting dan situs militer.
Mengisyaratkan kerusakan yang bisa ditimbulkannya, Nasrallah pada tahun 2016 membuat ancaman terselubung bahwa Hizbullah akan menyerang tangki penyimpanan amonia di kota pelabuhan Haifa di Israel utara, dengan mengatakan bahwa dampaknya akan "seperti bom nuklir".
![6 Senjata Hizbullah yang Ditakuti Israel, dari Drone hingga Rudal Buatan Rusia]()
Foto/Reuters
Hizbullah menggunakan rudal anti-tank berpemandu secara ekstensif pada perang tahun 2006. Mereka kembali mengerahkan roket berpemandu dalam pertempuran terakhir, yang menghantam posisi Israel di perbatasan.
Israel mengatakan pada saat serangan terbaru itu bahwa mereka telah menanggapi rudal anti-tank.
Hizbullah telah mengunggah video yang dikatakannya sebagai serangan langsung terhadap tank Israel dan kendaraan militer lainnya sejak 7 Oktober. Video juga menunjukkan serangan terpandu terhadap instalasi militer di sisi Israel di perbatasan utara negara itu dengan Lebanon.
![6 Senjata Hizbullah yang Ditakuti Israel, dari Drone hingga Rudal Buatan Rusia]()
Foto/Reuters
Nasrallah mengatakan perubahan terbesar dalam persenjataan kelompok ini sejak tahun 2006 adalah perluasan sistem panduan presisi. Tahun lalu, dia mengatakan Hizbullah memiliki kemampuan di Lebanon untuk melengkapi ribuan roket dengan sistem panduan untuk menjadikannya rudal yang presisi.
Hal ini menempatkan lebih banyak wilayah Israel dalam jangkauan Hizbullah, dan para ahli mengatakan hal ini memungkinkan kelompok tersebut untuk menyerang sasaran yang lebih spesifik seperti infrastruktur penting dan situs militer.
Mengisyaratkan kerusakan yang bisa ditimbulkannya, Nasrallah pada tahun 2016 membuat ancaman terselubung bahwa Hizbullah akan menyerang tangki penyimpanan amonia di kota pelabuhan Haifa di Israel utara, dengan mengatakan bahwa dampaknya akan "seperti bom nuklir".
3. Misil Anti-tank

Foto/Reuters
Hizbullah menggunakan rudal anti-tank berpemandu secara ekstensif pada perang tahun 2006. Mereka kembali mengerahkan roket berpemandu dalam pertempuran terakhir, yang menghantam posisi Israel di perbatasan.
Israel mengatakan pada saat serangan terbaru itu bahwa mereka telah menanggapi rudal anti-tank.
Hizbullah telah mengunggah video yang dikatakannya sebagai serangan langsung terhadap tank Israel dan kendaraan militer lainnya sejak 7 Oktober. Video juga menunjukkan serangan terpandu terhadap instalasi militer di sisi Israel di perbatasan utara negara itu dengan Lebanon.
4. Misil Anti-pesawat

Foto/Reuters
Lihat Juga :