Kapal Induk China Dekati Taiwan saat AS Sibuk Bantu Israel
Minggu, 29 Oktober 2023 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Meningkatnya ketegangan antara AS dan China telah memperburuk hubungan mereka, dan kurangnya komunikasi membuat para pejabat di Washington khawatir. Mereka takut kesalahan yang dilakukan dapat mengakibatkan situasi berbahaya.
Dalam insiden baru-baru ini, AS menuduh pilot China terlibat dalam pencegatan yang tidak aman terhadap salah satu pesawat pengebomnya dan bahkan membagikan video insiden tersebut. Di sisi lain, China juga mengeklaim bahwa kapal perusak AS bertindak tidak profesional saat terjadi pertemuan di dekat Kepulauan Paracel pada Agustus lalu.
Selain dua insiden tersebut, sumber ketegangan lain yang terjadi belakangan ini adalah konflik antara Filipina dan China terkait penguasaan terumbu karang di Laut China Selatan. Situasi ini berpotensi melibatkan AS dalam membela sekutunya.
Terbatasnya ketersediaan saluran komunikasi militer aktif antara AS dan China telah mempersulit upaya untuk mengurangi ketegangan.
Pada Agustus 2022, China menangguhkan pembicaraan militer tingkat tinggi dengan AS menyusul kunjungan Ketua DPR AS saat itu, Nancy Pelosi, ke Taiwan. Keputusan ini mengakibatkan terhentinya perundingan tahunan di mana para pejabat militer Amerika dan China membahas cara-cara untuk memastikan pertemuan militer yang aman di laut dan di udara.
Pembicaraan ini dilakukan di bawah kerangka yang dikenal sebagai Perjanjian Konsultatif Maritim Militer, yang telah aktif sejak tahun 1998.
Lebih lanjut, Beijing juga mengemukakan sedang menunda saluran komunikasi antara Pentagon dan militer China yang disebut Pembicaraan Koordinasi Kebijakan Pertahanan. Saluran ini telah digunakan untuk meningkatkan kerja sama dan mengatasi manajemen krisis antara kedua negara.
Dalam insiden baru-baru ini, AS menuduh pilot China terlibat dalam pencegatan yang tidak aman terhadap salah satu pesawat pengebomnya dan bahkan membagikan video insiden tersebut. Di sisi lain, China juga mengeklaim bahwa kapal perusak AS bertindak tidak profesional saat terjadi pertemuan di dekat Kepulauan Paracel pada Agustus lalu.
Selain dua insiden tersebut, sumber ketegangan lain yang terjadi belakangan ini adalah konflik antara Filipina dan China terkait penguasaan terumbu karang di Laut China Selatan. Situasi ini berpotensi melibatkan AS dalam membela sekutunya.
Terbatasnya ketersediaan saluran komunikasi militer aktif antara AS dan China telah mempersulit upaya untuk mengurangi ketegangan.
Pada Agustus 2022, China menangguhkan pembicaraan militer tingkat tinggi dengan AS menyusul kunjungan Ketua DPR AS saat itu, Nancy Pelosi, ke Taiwan. Keputusan ini mengakibatkan terhentinya perundingan tahunan di mana para pejabat militer Amerika dan China membahas cara-cara untuk memastikan pertemuan militer yang aman di laut dan di udara.
Pembicaraan ini dilakukan di bawah kerangka yang dikenal sebagai Perjanjian Konsultatif Maritim Militer, yang telah aktif sejak tahun 1998.
Lebih lanjut, Beijing juga mengemukakan sedang menunda saluran komunikasi antara Pentagon dan militer China yang disebut Pembicaraan Koordinasi Kebijakan Pertahanan. Saluran ini telah digunakan untuk meningkatkan kerja sama dan mengatasi manajemen krisis antara kedua negara.
(mas)
Lihat Juga :