Kapal Induk China Dekati Taiwan saat AS Sibuk Bantu Israel

Minggu, 29 Oktober 2023 - 20:59 WIB
loading...
A A A
Selanjutnya, pada hari yang sama, Pasukan Bela Diri Maritim Jepang mengamati peluncuran dan pemulihan pesawat dan helikopter di kapal induk CNS Shandong.

Kementerian Pertahanan dan Pasukan Bela Diri Jepang juga menambahkan bahwa mereka melakukan pengawasan waspada dan mengumpulkan informasi mengenai kegiatan tersebut menggunakan kapal perusak Sazanami, bagian dari Armada Pengawal ke-4 yang berbasis di Kure.

Sementara itu, pada tanggal 26 Oktober, Kantor Staf Gabungan (JSO) Kementerian Pertahanan Jepang juga mengatakan bahwa kendaraan udara tak berawak (UAV) yang diduga milik China telah terbang ke wilayah udara Jepang pada pagi dan sore hari pada hari itu.

Rute UAV terbentang dari Laut China Timur, melintasi wilayah udara antara Pulau Yonaguni dan Taiwan, hingga akhirnya memasuki Laut Filipina.

Selanjutnya, UAV mengelilingi wilayah barat daya Kepulauan Sakishima sebelum keluar melalui Selat Bashi. Rilis tersebut lebih lanjut mencatat bahwa Komando Udara Barat Daya Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) mengirimkan jet tempur sebagai tanggapan atas insiden ini.

Meningkatnya Ketegangan dalam Hubungan AS-China


Jet tempur China menjadi lebih tegas dalam berurusan dengan pesawat militer Amerika, khususnya di dekat Taiwan. Pada saat yang sama, Taipei telah melaporkan peningkatan latihan militer yang dilakukan di sekitarnya.

Selain itu, Coast Guard China juga terlibat dalam konfrontasi dengan sekutu perjanjian keamanan AS, Filipina, di Laut China Selatan, yang mengakibatkan insiden tabrakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved