PBB Serukan Gencatan Senjata Kemanusiaan di Jalur Gaza, Israel Murka
Sabtu, 28 Oktober 2023 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menuntut penerapannya segera untuk memungkinkan masuknya bahan bakar dan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan Hamas.
Sedangkan Kementerian Luar Negeri saingannya, Otoritas Palestina, mengatakan bahwa ketika kampanye Israel mencapai puncak kebrutalan baru, ada posisi internasional yang kuat yang menolak agresi Israel yang tidak terkendali.
Teks yang diusulkan oleh Yordania atas nama 22 negara Arab menyerukan gencatan senjata kemanusiaan yang segera, tahan lama, dan berkelanjutan yang mengarah pada penghentian permusuhan.
Versi sebelumnya menyerukan “gencatan senjata segera.”
Israel telah membombardir Gaza sejak kelompok bersenjata Hamas menyerbu perbatasan pada tanggal 7 Oktober, menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik lebih dari 220 lainnya, menurut para pejabat Israel.
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, dalam laporan terbarunya pada hari Jumat, mengatakan serangan tersebut kini telah menewaskan 7.326 orang, sebagian besar warga sipil dan banyak dari mereka adalah anak-anak.
Baca Juga: Israel Disebut akan Sahkan UU yang Izinkan Aparat Negara Bunuh Warganya Sendiri
Resolusi yang disponsori bersama oleh hampir 50 negara lain sebagian besar berpusat pada situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza yang tertutup ketika Israel terus melakukan pemboman.
Sedangkan Kementerian Luar Negeri saingannya, Otoritas Palestina, mengatakan bahwa ketika kampanye Israel mencapai puncak kebrutalan baru, ada posisi internasional yang kuat yang menolak agresi Israel yang tidak terkendali.
Teks yang diusulkan oleh Yordania atas nama 22 negara Arab menyerukan gencatan senjata kemanusiaan yang segera, tahan lama, dan berkelanjutan yang mengarah pada penghentian permusuhan.
Versi sebelumnya menyerukan “gencatan senjata segera.”
Israel telah membombardir Gaza sejak kelompok bersenjata Hamas menyerbu perbatasan pada tanggal 7 Oktober, menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menculik lebih dari 220 lainnya, menurut para pejabat Israel.
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, dalam laporan terbarunya pada hari Jumat, mengatakan serangan tersebut kini telah menewaskan 7.326 orang, sebagian besar warga sipil dan banyak dari mereka adalah anak-anak.
Baca Juga: Israel Disebut akan Sahkan UU yang Izinkan Aparat Negara Bunuh Warganya Sendiri
Resolusi yang disponsori bersama oleh hampir 50 negara lain sebagian besar berpusat pada situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza yang tertutup ketika Israel terus melakukan pemboman.
Lihat Juga :