Tonton Aksi Ugal-ugalan Kapal Perusak AS Potong Jalur Kapal Perang China

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Rilis dari China ini terjadi sepekan setelah Departemen Pertahanan AS menerbitkan lusinan foto dan video yang menggambarkan pertemuan antara pesawat mata-mata AS dan pesawat tempur China di wilayah udara lepas pantai China.

Dalam banyak contoh, pesawat China terbang dekat dengan pesawat AS, kadang-kadang sedekat 30 kaki, dan melakukan manuver seperti menjatuhkan suar atau terbang tepat di depan pesawat tempur AS.

Pentagon mengatakan rilis video tersebut “menggarisbawahi niat koersif (China) dengan melakukan perilaku khususnya di wilayah udara internasional.”

“Perilaku operasional semacam ini dapat menyebabkan kecelakaan aktif dan berbahaya serta dapat menyebabkan konflik yang tidak disengaja,” papar pernyataan Pentagon.

Dalam beberapa tahun terakhir, AS telah secara dramatis meningkatkan kehadiran militernya di udara, laut, dan darat di dekat China sebagai bagian dari “persaingan kekuatan besar” dengan China dan juga Rusia.

AS menuduh China dan Rusia berusaha membatalkan apa yang disebut “tatanan internasional berbasis aturan,” termasuk dengan membuat apa yang Washington anggap sebagai “klaim berlebihan” atas kendali, seperti atas pulau-pulau dan jalur air di Laut China Selatan atau atas Taiwan dan selat yang memisahkannya dari daratan.

AS dan sekutunya terlibat dalam apa yang mereka sebut “operasi kebebasan navigasi” di wilayah tersebut, yang melibatkan pesawat dan kapal perang mereka yang melewati wilayah tersebut seolah-olah China tidak memiliki klaim atas wilayah tersebut, sehingga sering terjadi ketegangan antara AS dan unit militer China memerintahkan mereka untuk pergi.

Di Laut China Selatan, Beijing telah bergabung dengan negara-negara regional lainnya dalam upaya menyusun kode etik jalur air tersebut, yang akan mengatur pertemuan antar negara di laut berdasarkan kesepakatan PBB dalam upaya meredakan ketegangan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved