Karier Politik Netanyahu, PM Israel yang Deklarasikan Perang Melawan Hamas

Kamis, 26 Oktober 2023 - 12:43 WIB
loading...
Karier Politik Netanyahu,...
Benjamin Netanyahu, PM Israel yang deklarasikan perang melawan Hamas. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mendeklarasikan perang melawan Hamas.

Keputusan itu diambil setelah kelompok perlawanan Palestina di Gaza tersebut meluncurkan Operasi Badai al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, sebuah serangan mengejutkan yang menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel.

Benjamin Netanyahu merupakan salah satu sosok yang paling mencolok dalam sejarah politik Israel. Dia dikenal sebagai tokoh yang kontroversial, pemimpin yang kuat, dan tegas.

Baca Juga: Ini Batalyon Caracal, Pasukan Tempur Wanita Israel yang Klaim Bunuh 100 Milisi Hamas

Karier Politik Netanyahu


Benjamin Netanyahu lahir pada 21 Oktober 1949, di Tel Aviv, Israel dan dibesarkan di Yerusalem.

Dia menghabiskan sebagian besar masa remajanya tinggal di daerah Philadelphia, Amerika Serikat (AS), tempat ayahnya; sejarawan Yahudi terkenal Benzion Netanyahu, bekerja sebagai profesor.

Pada 1967, dia kembali ke Israel untuk bertugas di unit elite Pasukan Pertahanan Israel; "Sayeret Matkal". Dia ambil bagian dalam sejumlah operasi militer, termasuk penyelamatan dramatis para penumpang pesawat Sabena yang dibajak.

Netanyahu kembali ke Amerika Serikat pada tahun yang sama dan menerima gelar di bidang arsitektur dan administrasi bisnis dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Pada 1976, dia bekerja di Boston Consulting Group, tetapi kembali ke Israel setelah kematian Yoni, kakak tertuanya, yang terbunuh ketika mencoba membebaskan sandera dari pesawat Air France yang dibajak di Uganda.

Selama tugasnya dalam pasukan khusus Israel, Netanyahu menjadi sangat berpengalaman dalam operasi militer dan kontraterorisme—pengalaman yang akan menjadi berharga dalam karier politiknya.

Duta Besar Israel untuk PBB (1984-1988)


Netanyahu sempat bertugas di Kedutaan Israel di Washington, D.C mulai tahun 1982 hingga tahun 1984. Setelah itu, dia menjabat sebagai duta besar Israel untuk PBB periode 1984 hingga 1988.

Dia terjun ke politik ketika terpilih sebagai anggota Knesset atau Parlemen Israel dari Partai Likud pada 1988.

Perdana Menteri Israel (1996-1999)


Lima tahun kemudian, dia terpilih sebagai Ketua Partai Likud dan calon perdana menteri. Pada tahun 1996, dia terpilih sebagai perdana menteri Israel, mengalahkan kandidat Partai Buruh yang berkuasa, Shimon Peres.

Netanyahu menjabat sebagai perdana menteri hingga tahun 1999. Selama masa jabatannya, dia menandatangani Perjanjian Hebron dan Wye, yang memajukan proses perdamaian dengan Palestina.

Menteri Luar Negeri (2002-2003)


Setelah mengundurkan diri dari Knesset menyusul kekalahannya dalam pemilihan umum dari mantan komandannya Ehud Barak, Netanyahu bekerja di sektor swasta dan melakukan tur di berbagai tempat ceramah.

Benjamin Netanyahu kembali ke dunia politik pada tahun 2002, menjabat sebagai menteri luar negeri hingga periode 2003.

Menteri Keuangan (2003-2005)


Setelah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, Benjamin Netanyahu menjabat sebagai Menteri Keuangan Israel pada periode 2003 hingga 2005 menggantikan Silvan Shalom di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Ariel Sharon.

Perdana Menteri Israel (2009-Hari Ini)


Pada 31 Maret 2009, Netanyahu dilantik sebagai perdana menteri untuk kedua kalinya, menandai kemenangannya dengan membentuk pemerintahan persatuan nasional dan menyerukan negara Palestina demiliterisasi yang mengakui negara Yahudi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved