Soal Dialog dengan Korut, Menhan AS Beda Pendapat dengan Trump

Kamis, 31 Agustus 2017 - 06:16 WIB
Soal Dialog dengan Korut,...
Soal Dialog dengan Korut, Menhan AS Beda Pendapat dengan Trump
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah menutup kemungkinan dialog dengan Korea Utara (Korut). Namun pendapat ini tidak sejalan dengan pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Jim Mattis.

Ketika ditanya oleh wartawan jika AS keluar dari solusi diplomatik dengan Korut di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian tes rudal oleh Pyongyang, Mattis dengan tegas menjawab: "Tidak."

"Kami tidak pernah keluar dari solusi diplomatik," kata Mattis mengatakan sebelum bertemu dengan rekannya dari Korea Selatan (Korsel) di Pentagon.

"Kami terus bekerja sama, dan kementerian serta Saya berbagi tanggung jawab untuk menyediakan perlindungan bagi negara, populasi dan kepentingan kita," terangnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (31/8/2017).

Mattis dan Sekretaris Negara AS Rex Tillerson telah menekankan untuk menemukan solusi diplomatik untuk Korut. Mereka telah menggunakan nada yang lebih lembut daripada Trump mengenai hal ini dan hal-hal lainnya.

Misalnya, beberapa hari setelah Trump bersumpah pada 8 Agustus untuk melepaskan "api dan kemarahan" terhadap Korut jika mengancam AS, keduanya menulis sebuah komentar di Wall Street Journal untuk meyakinkan Pyongyang bahwa AS tidak memiliki kepentingan dalam perubahan rezim atau percepatan reunifikasi Korea.

Korut lantas mengancam akan menembakkan empat rudal ke laut dekat Guam, yang merupakan lokasi kehadiran militer AS, setelah pernyataan "api dan amarah" Trump.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan dialog bukanlah jawaban atas kebuntuan ketegangan dengan Korut. Pernyataan ini dilontarkan Trump sehari setelah Korut melakukan uji coba rudal yang melintasi daratan Jepang.

"AS. telah berbicara dengan Korut, dan membayar uang pemerasan tersebut, selama 25 tahun. Berbicara bukanlah jawaban untuk Korut!," tulis Trump di akun Twitternya.

Pernyataan Trump mengenai pembayaran ke Korut tampaknya mengacu pada bantuan AS sebelumnya ke negara tersebut.

Baca juga:
Trump Tutup Pintu Dialog dengan Korut
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Trump: Rusia, China,...
Trump: Rusia, China, dan Korea Utara Berkonspirasi Melawan AS
Eks Penasihat Trump:...
Eks Penasihat Trump: Korea Utara Sekarang Lebih Berbahaya
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
2 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
4 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
5 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved