Ukraina: Rusia Kehilangan 810 Pasukan, 24 Sistem Artileri, dan 12 Tank dalam Sehari
Selasa, 24 Oktober 2023 - 21:38 WIB
loading...
A
A
A
"Pasukan Ukraina juga kehilangan 6.853 artileri lapangan dan mortir," tambah Moskow.
Newsweek tidak dapat memverifikasi secara independen penghitungan tersebut, dan telah menghubungi pejabat Rusia dan Ukraina untuk memberikan komentar melalui email. Baik Moskow maupun Kiev bungkam mengenai kerugian yang mereka alami, dan jarang menyebutkan jumlah korban atau berapa banyak peralatan yang hancur.
“Sangat sulit untuk menentukan korban dalam konflik yang sedang berlangsung karena kedua belah pihak akan berusaha merahasiakan data dan meningkatkan jumlah korban dari pihak lawan,” ujar Marina Miron, peneliti pascadoktoral di Departemen Studi Perang di King’s College London, kepada Newsweek pada bulan Mei lalu.
Namun serangan baru-baru ini terhadap kota Avdiivka di Donetsk diyakini telah merugikan Rusia. Kota tersebut, yang berada di garis depan antara Kiev dan pasukan yang didukung Rusia selama sembilan tahun, awal bulan ini menjadi sasaran serangan pertama Rusia terhadap posisi Ukraina sejak Kiev melancarkan serangan balasan pada awal Juni.
Baca Juga: Alabai Jadi Andalan Rusia? Kendaraan Tempur yang Dikenal Gesit di Segala Medan
"Pasukan Rusia terus melakukan upaya untuk mengepung Avdiivka, secara aktif menggunakan pesawatnya, namun tentara Ukraina tetap bertahan, menimbulkan kerugian besar pada musuh,” kata Staf Umum Ukraina hari ini.
Newsweek tidak dapat memverifikasi secara independen penghitungan tersebut, dan telah menghubungi pejabat Rusia dan Ukraina untuk memberikan komentar melalui email. Baik Moskow maupun Kiev bungkam mengenai kerugian yang mereka alami, dan jarang menyebutkan jumlah korban atau berapa banyak peralatan yang hancur.
“Sangat sulit untuk menentukan korban dalam konflik yang sedang berlangsung karena kedua belah pihak akan berusaha merahasiakan data dan meningkatkan jumlah korban dari pihak lawan,” ujar Marina Miron, peneliti pascadoktoral di Departemen Studi Perang di King’s College London, kepada Newsweek pada bulan Mei lalu.
Namun serangan baru-baru ini terhadap kota Avdiivka di Donetsk diyakini telah merugikan Rusia. Kota tersebut, yang berada di garis depan antara Kiev dan pasukan yang didukung Rusia selama sembilan tahun, awal bulan ini menjadi sasaran serangan pertama Rusia terhadap posisi Ukraina sejak Kiev melancarkan serangan balasan pada awal Juni.
Baca Juga: Alabai Jadi Andalan Rusia? Kendaraan Tempur yang Dikenal Gesit di Segala Medan
"Pasukan Rusia terus melakukan upaya untuk mengepung Avdiivka, secara aktif menggunakan pesawatnya, namun tentara Ukraina tetap bertahan, menimbulkan kerugian besar pada musuh,” kata Staf Umum Ukraina hari ini.
Lihat Juga :