Saling Menyalahkan atas Kegagalan Perang Gaza, PM Netanyahu Berkonflik dengan Militer Israel

Senin, 23 Oktober 2023 - 17:38 WIB
loading...
Saling Menyalahkan atas...
PM Israel Benjamin Netanyahu berkonflik dengan militer. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusaha melepaskan diri dari tanggung jawab atas kegagalan memprediksi serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober. Itu memecah belah hubungan antara Netanyahu dengan militer.

Surat kabar Haaretz melaporkan Netanyahu melancarkan kampanye untuk menyalahkan tentara Israel. Haaretz mengutip seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan, "Netanyahu mengatur kampanye, mengumpulkan bukti-bukti yang memberatkan tentara, dan secara pribadi menjelaskan mengapa dia tidak harus bertanggung jawab. Dia terus menegaskan bahwa dia tidak menerima informasi intelijen."

Haaretz mengatakan Netanyahu menunjuk juru bicara untuk berkoordinasi dengan koresponden militer Israel hanya empat hari setelah dimulainya perang. “Eli Feldstein sebelumnya menjabat sebagai juru bicara Divisi Angkatan Darat Tepi Barat, yang membuatnya akrab dengan koresponden militer. Ia kemudian menjadi juru bicara Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir,” katanya.

Baca Juga: Pemimpin Hamas: Konflik Gaza Bagian dari Perang Global yang Dipimpin AS

Beberapa sumber dilaporkan menggambarkan penunjukan tersebut sebagai hal yang tidak biasa, terutama pada masa perang ketika menteri pertahanan dan kepala staf biasanya terus berkomunikasi dengan koresponden militer.

Jumat lalu, situs berita Israel Walla melaporkan bahwa Netanyahu "secara aktif berupaya membangun argumennya melawan tentara."

Walla mengutip sumber-sumber yang dekat dengan perdana menteri yang mengatakan bahwa "istrinya, Sara, memintanya untuk mengumpulkan semua komunikasi publik dan rahasia dari pertemuan Kabinet Keamanan dan diskusi mengenai masalah pertahanan."

Dia juga memintanya untuk mengumpulkan semua kutipan dari pejabat senior dan mantan pejabat pertahanan yang mencerminkan penilaian intelijen yang salah mengenai kemampuan dan niat Hamas.



Haaretz mencatat bahwa sejak dimulainya perang, Netanyahu telah bertemu dengan berbagai kepala media di Israel untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Laporan tersebut juga mengutip seorang menteri yang tidak disebutkan namanya dari Partai Likud yang mengatakan: "Siapapun yang berpikir bahwa mereka dapat lepas dari tanggung jawab atas kegagalan paling parah sejak berdirinya negara ini adalah melakukan kesalahan serius."

Mengacu pada kemungkinan pembubaran pemerintahan saat ini setelah perang, menteri tersebut mengatakan, nasib pemerintahan ini ditentukan pada 7 Oktober, sama seperti nasib Partai Likud juga ditentukan pada Sabtu Hitam itu sebelumnya.

“Mereka yang berusaha menghindari tanggung jawab mereka hanya akan memperburuk situasi mereka jika masyarakat Israel menahan amarahnya,” tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Scaloni Berani Cadangkan...
Scaloni Berani Cadangkan Messi, Ada Apa?
Perkuat Eksistensi di...
Perkuat Eksistensi di Jakarta Fair 2026 Lewat Konsep Sports Market Terbaru
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Berita Terkini
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved