Tentara Israel Tewas Dirudal Hamas saat Coba Invasi Darat, Pasukan Zionis Putar Balik

Senin, 23 Oktober 2023 - 06:57 WIB
loading...
Tentara Israel Tewas...
Seorang tentara Israel tewas dihantam rudal anti-tank Hamas saat mencoba melakukan invasi darat ke Gaza, Palestina. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Militer Israel mengatakan salah satu tentaranya tewas akibat rudal anti-tank yang ditembakkan kelompok sayap militer Hamas; Brigade Izz ad-Din al-Qassam.

Itu terjadi pada Minggu (22/10/2023) ketika tentara Zionis itu mencoba melakukan invasi darat ke Gaza, Palestina.

Brigade al-Qassam mengumumkan di Telegram mengatakan kematian seorang tentara Israel itu telah mendorong pasukan Zionis putar balik ke Israel.

"Seorang tentara Israel tewas, sementara satu orang luka sedang, dan dua orang luka ringan akibat terkena rudal anti-tank," kata militer Israel, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (23/10/2023).

Baca Juga: Israel Ancam Hizbullah: Jika Ikut Perang Gaza, Lebanon Hancur Tak Terbayangkan!

Militer Israel mengatakan tujuan upaya serangan darat itu adalah untuk menemukan para sandera yang ditawan Hamas di wilayah Khan Younis di Gaza. "Untuk menggagalkan infrastruktur teroris," lanjut militer Israel, yang terbiasa menggunakan label "teroris" untuk menyebut Hamas.

Pasukan Israel telah melakukan penggerebekan melintasi perbatasan Gaza, yang menurut mereka dimaksudkan untuk membersihkan wilayah tersebut dan mengumpulkan informasi intelijen tentang para sandera yang ditawan oleh Hamas.

Tareq Abu Azzoum, jurnalis Al Jazeera, melaporkan dari Khan Younis di Gaza, bahwa serangan Israel tersebut memaksa Hamas untuk bersiap menghadapi invasi darat yang telah lama dispekulasikan oleh Zionis Israel.

“Upaya Israel untuk memasuki Jalur Gaza seperti ini [sedang] diadang oleh para pejuang Palestina, yang berusaha bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan invasi darat di wilayah yang terkepung,” kata Azzoum.

Dia menambahkan bahwa situasi di lapangan “sangat dramatis” dan kondisi keamanan di Jalur Gaza “tidak dapat diprediksi”.

Upaya invasi darat itu terjadi ketika Israel terus mengebom Jalur Gaza selama lebih dari dua minggu, sebagai respons atas serangan mendadak Hamas ke Israel pada 7 Oktober.

Serangan Hamas, yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa, telah menewaskan lebih dari 1.400 orang di Israel dan ratusan lainnya diculik. Sedangkan serangan balasan Israel telah menewaskan lebih dari 4.000 warga Palestina di Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved