Pemukim Israel: Pasukan Zionis yang Membunuh Sandera, Bukan Hamas
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 19:33 WIB
loading...
Yasmin Porat, pemukim Israel yang sempat jadi tawanan Hamas, ungkap tentara Israel yang membunuh para sandera, bukan Hamas. Foto/Channel12
A
A
A
TEL AVIV - Seorang pemukim Israel bernama Yasmin Porat menyampaikan kesaksian mengejutkan, yakni sandera sipil Israel dibunuh oleh pasukan Zionis Israel dan bukan oleh Hamas.
Kesaksian ini diungkapkan dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun radio Israel pada 15 Oktober. ”Mereka [pasukan Zionis Israel] melenyapkan semua orang, termasuk para sandera. Terjadi baku tembak yang sangat, sangat hebat dan bahkan penembakan tank.”
Ibu tiga anak berusia 44 tahun ini menyatakan bahwa dia dan warga sipil lainnya ditawan oleh milisi Hamas selama beberapa jam dan diperlakukan “secara manusiawi”.
Baca Juga: Gulingkan Hamas, AS dan Israel Gagas Pemerintahan Boneka di Gaza
Rekaman wawancaranya dengan program radio "Haboker Hazeh" di media pemerintah Kan beredar di media sosial.
Mengutip Middle East Monitor, Sabtu (21/10/2023), perlu dicatat bahwa wawancara tersebut tidak disertakan dalam program Haboker Hazeh edisi online pada 15 Oktober dan mungkin telah disensor.
Porat juga memberikan wawancara kepada Channel 12 Israel pada hari Kamis, di mana dia menggambarkan bahwa salah satu milisi perlawanan Palestina yang berbicara bahasa Ibrani berkata kepadanya: “Lihat saya baik-baik, kami tidak akan membunuh Anda. Kami ingin membawa Anda ke Gaza. Kami tidak akan membunuh Anda. Jadi tenanglah; Anda tidak akan mati.”
Kesaksian ini diungkapkan dalam wawancaranya dengan sebuah stasiun radio Israel pada 15 Oktober. ”Mereka [pasukan Zionis Israel] melenyapkan semua orang, termasuk para sandera. Terjadi baku tembak yang sangat, sangat hebat dan bahkan penembakan tank.”
Ibu tiga anak berusia 44 tahun ini menyatakan bahwa dia dan warga sipil lainnya ditawan oleh milisi Hamas selama beberapa jam dan diperlakukan “secara manusiawi”.
Baca Juga: Gulingkan Hamas, AS dan Israel Gagas Pemerintahan Boneka di Gaza
Rekaman wawancaranya dengan program radio "Haboker Hazeh" di media pemerintah Kan beredar di media sosial.
Mengutip Middle East Monitor, Sabtu (21/10/2023), perlu dicatat bahwa wawancara tersebut tidak disertakan dalam program Haboker Hazeh edisi online pada 15 Oktober dan mungkin telah disensor.
Porat juga memberikan wawancara kepada Channel 12 Israel pada hari Kamis, di mana dia menggambarkan bahwa salah satu milisi perlawanan Palestina yang berbicara bahasa Ibrani berkata kepadanya: “Lihat saya baik-baik, kami tidak akan membunuh Anda. Kami ingin membawa Anda ke Gaza. Kami tidak akan membunuh Anda. Jadi tenanglah; Anda tidak akan mati.”
Lihat Juga :