Israel dan Hizbullah Saling Bantah Jadi Biang Ledakan Beirut

Rabu, 05 Agustus 2020 - 07:40 WIB
loading...
Israel dan Hizbullah...
Orang-orang di Beirut, Ibu Kota Lebanon, berlarian saat ledakan dahsyat terjadi Selasa (4/8/2020) malam. Foto/REUTERS/Mohamed Azakir
A A A
BEIRUT - Israel dan kelompok Hizbullah sama-sama membantah bertanggung jawab atas ledakan dahsyat di Beirut , Ibu Kota Lebanon , yang menewaskan 73 orang dan melukai ribuan lainnya. Ledakan mengerikan ini terjadi Selasa malam waktu setempat.

Otoritas keamanan Lebanon mengatakan ledakan besar terjadi tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat di daerah pelabuhan Beirut di mana bahan-bahan yang sangat eksplosif disimpan.

Media lokal melaporkan ledakan itu terjadi di depot kembang api di dekat pelabuhan. Sedangkan Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hassan awalnya mengatakan sebuah kapal yang membawa kembang api meledak di pelabuhan. (Baca: Ledakan Beirut Membunuh 73 Orang, Trump: Itu Serangan Bom )

Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membantah bertanggung jawab atas ledakan di Beirut. Pejabat pemerintah Israel sebelumnya menuduh Hizbullah menggunakan pelabuhan Beirut untuk mengangkut senjata, dan sementara ini tidak ada bukti yang dihasilkan untuk mendukung tuduhan ini.

Direktur Eksekutif Human Rights Watch, Ken Roth, menyalahkan Hizbullah. Namun, dia tidak menunjukkan bukti. "Ledakan ini adalah cara Hizbullah mengatakan jangan main-main dengan kami karena diduga membunuh mantan PM Lebanon Hariri," tulis dia di Twitter, yang buru-buru dihapus.

Direktur Keamanan Umum Lebanon Mayor Jenderal Abbas Ibrahim mengklaim roket Israel bertanggung jawab atas ledakan besar di Beirut, yang dilaporkan terdengar hingga ke Siprus yang jaraknya lebih dari 150 mil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Argentina Terancam Sanksi...
Argentina Terancam Sanksi FIFA, Hukuman Berat Menanti usai Ricuh di Final Piala Dunia 2026
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Berita Terkini
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved