Sejarah Peristiwa Nakba, Kejadian Masa Lalu yang Bermakna Bagi Palestina

Kamis, 19 Oktober 2023 - 18:12 WIB
loading...
Sejarah Peristiwa Nakba,...
Nakba merupakan peristiwa yang memiliki makna bagi Palestina. Foto/ArabCenterDC
A A A
GAZA - Peristiwa Nakba menjadi salah satu peristiwa yang bermakna bagi negara Palestina . Peristiwa ini menggambarkan pengusiran dan pembersihan etnis terhadap ratusan ribu warga Palestina oleh milisi Zionis pada tahun 1948.

Merangkum dari Al Jazeera, Kamis (19/10/2023), ada sekitar 700 ribu orang Palestina yang kehilangan tanah air, rumah dan harta benda mereka karena kekejaman tentara Zionis. Namun dibalik itu semua, ada sejarah dan makna yang masih terkenang hingga sekarang.

Sejarah dan Makna Peristiwa Nakba Bagi Warga Palestina

Nakba berarti "malapetaka" dalam bahasa Arab. Peristiwa ini merupakan akibat dari deklarasi kemerdekaan Israel pada tanggal 14 Mei 1948, yang didukung oleh Inggris dan Amerika Serikat.

Sebelum peristiwa Nakba, Palestina adalah sebuah wilayah yang dihuni oleh berbagai kelompok etnis dan agama, termasuk Muslim, Kristen, dan Yahudi. Wilayah ini pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman hingga tahun 1917, ketika Inggris menguasainya setelah Perang Dunia I.

Selama masa mandat Inggris di Palestina, terjadi gelombang imigrasi Yahudi dari Eropa dan Rusia ke Palestina, yang didorong oleh ideologi Zionisme yang ingin mendirikan negara Yahudi di tanah suci.

Imigrasi Yahudi ini menimbulkan konflik dengan penduduk asli Palestina, yang merasa hak-hak mereka terancam oleh rencana pembentukan negara Israel. Berbagai bentuk perlawanan dan protes dilakukan oleh warga Palestina untuk menentang kebijakan Inggris yang memihak kepada Zionis.

Baca Juga: Akankah Gaza Menjadi Stalingrad-nya Israel?

Dikutip dari laman UN, pada tahun 1947, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan rencana pembagian Palestina menjadi dua negara: satu untuk Yahudi dan satu untuk Arab. Rencana ini ditolak oleh mayoritas warga Palestina dan negara-negara Arab tetangga.

Dengan begitu, pasukan Zionis Israel melancarkan serangan militer terhadap wilayah-wilayah Palestina yang ditetapkan sebagai bagian dari negara Arab oleh PBB pada tahun 1948.

Serangan ini bertujuan untuk merebut sebanyak mungkin tanah dan mengusir sebanyak mungkin penduduk Palestina dari rumah-rumah mereka. Mereka pun meninggalkan segala harta benda dan kenangan mereka di tanah air mereka.

Peristiwa Nakba tidak hanya terjadi pada tahun 1948. Sampai saat ini, Israel terus melakukan kebijakan-kebijakan yang melanggar hak-hak dasar warga Palestina, seperti pembangunan pemukiman ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dan pemblokiran akses ke Gaza.

Meski begitu, peristiwa Nakba memiliki makna yang sangat mendalam bagi warga Palestina. Peristiwa ini merupakan simbol dari penderitaan, penindasan, dan perjuangan mereka untuk mempertahankan hak-hak mereka sebagai bangsa yang berdaulat.

Peristiwa ini juga merupakan sumber inspirasi bagi generasi muda Palestina untuk terus berjuang melawan penjajahan Israel dan menuntut hak kembali ke tanah air mereka.

Terlepas dari itu, kini masyarakat Palestina di seluruh dunia pun memperingati peristiwa Nakba yang bertujuan untuk mengenang korban-korban Nakba yang telah gugur dalam merayakan aspirasi mereka. Peringatan tersebut dilakukan setiap tanggal 15 Mei.

Selain itu, peringatan ini juga merupakan bentuk solidaritas dengan saudara-saudara mereka yang masih hidup di bawah pendudukan Israel dan menghadapi berbagai bentuk diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved