Pasukan Khusus Inggris Siap Bantu Israel Bebaskan 199 Sandera dari Hamas
Kamis, 19 Oktober 2023 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
“Cara Hamas menyandera para sandera sepertinya mereka menyebarkan mereka ke wilayah Gaza secara luas,” kata Justin Crump, seorang veteran militer dan kepala eksekutif kelompok keamanan dan intelijen Sibylline.
Dia berargumentasi bahwa negara-negara Barat yang memiliki kemampuan pasukan khusus yang kuat harus “membantu memulangkan warganya" yang ditawan kelompok perlawanan Palestina tersebut.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengunjungi Israel pada hari Rabu dan berbicara kepada wartawan, dengan mengatakan; "Sebagai presiden Amerika, tidak ada prioritas yang lebih tinggi daripada pembebasan dan pengembalian semua sandera ini dengan selamat."
“Bagi mereka yang hidup dalam ketidakpastian, menunggu dengan putus asa untuk mengetahui nasib orang yang dicintai, terutama bagi keluarga para sandera, Anda tidak sendirian. Kami bekerja sama dengan mitra di seluruh kawasan, mengupayakan segala cara untuk memulangkan mereka yang sedang ditawan oleh Hamas,” papar Biden.
Biden menambahkan bahwa dia tidak dapat berbicara secara terbuka mengenai rincian rencana semacam itu.
Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly membenarkan bahwa pemerintahnya yakin ada 10 warga negara Inggris yang disandera di Jalur Gaza.
Jenderal Lord Richard Dannatt, mantan Kepala Staf Angkatan Darat Inggris, berpendapat; "Penyelamatan sandera adalah salah satu spesialisasi Pasukan Khusus Inggris: Kami termasuk yang terbaik di dunia dalam situasi ini."
Veteran Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Aaron Cohen mengatakan kepada “FOX & Friends” pada hari Minggu bahwa dia yakin penundaan operasi darat Israel yang direncanakan dan sangat dinanti-nantikan di Gaza telah tertunda karena “terkait langsung dengan portofolio penyelamatan sandera secara makro".
Dia berargumentasi bahwa negara-negara Barat yang memiliki kemampuan pasukan khusus yang kuat harus “membantu memulangkan warganya" yang ditawan kelompok perlawanan Palestina tersebut.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengunjungi Israel pada hari Rabu dan berbicara kepada wartawan, dengan mengatakan; "Sebagai presiden Amerika, tidak ada prioritas yang lebih tinggi daripada pembebasan dan pengembalian semua sandera ini dengan selamat."
“Bagi mereka yang hidup dalam ketidakpastian, menunggu dengan putus asa untuk mengetahui nasib orang yang dicintai, terutama bagi keluarga para sandera, Anda tidak sendirian. Kami bekerja sama dengan mitra di seluruh kawasan, mengupayakan segala cara untuk memulangkan mereka yang sedang ditawan oleh Hamas,” papar Biden.
Biden menambahkan bahwa dia tidak dapat berbicara secara terbuka mengenai rincian rencana semacam itu.
Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly membenarkan bahwa pemerintahnya yakin ada 10 warga negara Inggris yang disandera di Jalur Gaza.
Jenderal Lord Richard Dannatt, mantan Kepala Staf Angkatan Darat Inggris, berpendapat; "Penyelamatan sandera adalah salah satu spesialisasi Pasukan Khusus Inggris: Kami termasuk yang terbaik di dunia dalam situasi ini."
Veteran Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Aaron Cohen mengatakan kepada “FOX & Friends” pada hari Minggu bahwa dia yakin penundaan operasi darat Israel yang direncanakan dan sangat dinanti-nantikan di Gaza telah tertunda karena “terkait langsung dengan portofolio penyelamatan sandera secara makro".
Lihat Juga :