Akankah Gaza Menjadi Stalingrad-nya Israel?

Rabu, 18 Oktober 2023 - 21:21 WIB
loading...
A A A
"Pada kenyataannya, Israel pasti sudah mengetahui – seperti yang telah ditekankan oleh PBB dan beberapa organisasi kemanusiaan – bahwa mustahil bagi 1,1 juta orang di wilayah yang sudah padat penduduknya untuk pindah dalam semalam, terutama dalam kondisi pengepungan dimana makanan, air, obat-obatan dan bahan bakar tidak dapat dipindahkan. persediaannya terbatas," ungkap kata Zoran Kusovac, pakar militer, dilansir Al Jazeera.

Namun bahkan jika semua non-kombatan mengikuti arahan tersebut dan secara ajaib berhasil meninggalkan wilayah utara, serangan darat Israel tidak akan mudah dilakukan meskipun mereka mempunyai keunggulan yang tidak proporsional dalam hal infanteri yang terlatih, bersenjata dan lengkap, serta kendali total atas wilayah utara yang tidak tertandingi. udara dan dominasi peralatan berteknologi tinggi generasi terakhir yang canggih.

Sebuah pepatah militer lama mengatakan bahwa seorang komandan dapat mempertimbangkan suatu wilayah yang diambil hanya ketika sepatu prajuritnya berada di tanah di setiap sudut dan di tengah-tengah wilayah tersebut. Medan perkotaan padat yang dipenuhi puing-puing, tempat sebagian besar bangunan telah hancur atau rusak akibat pemboman udara dan tembakan artileri persiapan, bisa dibilang merupakan jenis medan yang paling menuntut dan menantang bagi kemajuan militer.


3. Gaza Menjadi Stalingrad?

Akankah Gaza Menjadi Stalingrad-nya Israel?

Foto/Reuters

"Saat mencari preseden, Stalingrad terlintas dalam pikiran. Terlepas dari pelatihan dan pengalaman militer mereka yang lebih baik serta keunggulan teknis yang luas, tentara Jerman di sana berjuang selama delapan bulan untuk merebut kota yang hancur tersebut, namun harus diatasi dengan tekad dan pengorbanan para pembela Soviet," kata Zoran Kusovac, pakar militer, dilansir Al Jazeera.

Di kota-kota yang setengah hancur, penyerang berada dalam situasi yang jauh lebih sulit dibandingkan di daerah lain dan rasio klasik 3:1 yang diperlukan oleh pasukan penyerang untuk mendapatkan peluang sukses tidaklah cukup, dengan rasio 5:1 atau lebih tinggi. lebih realistis.

"Paradoksnya, jika warga sipil di Gaza mengindahkan tuntutan Israel dan mengosongkan wilayah utara, hal ini akan memudahkan pejuang Hamas untuk berperang karena mereka tidak perlu khawatir akan dampak tindakan mereka terhadap saudara dan saudari mereka sendiri. Mereka bisa menyerang siapa saja yang bergerak di tanah tanpa berpikir, mengetahui bahwa rekan-rekan mereka akan menggunakan koridor bawah tanah untuk menghilang dari satu tempat dan muncul kembali secara tak terduga di tempat lain," ujar kata Zoran Kusovac, pakar militer, dilansir Al Jazeera.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved